Berita

Demi Nostalgia Bintang: Kisah Pengunjung Rela Antre Berjam-jam untuk Tiket Planetarium TIM

Planetarium Taman Ismail Marzuki (TIM) di Jakarta Pusat masih menjadi magnet bagi warga Ibu Kota dan sekitarnya. Memasuki hari kedelapan pembukaan kembali, fasilitas edukasi antariksa ini terus diserbu pengunjung, bahkan sejak pagi buta, demi mendapatkan tiket.

Salah satu di antaranya adalah Gisel (25), warga Cikupa, Tangerang, yang sengaja memboyong 12 anggota keluarganya untuk mengisi waktu libur. Gisel mengaku telah mencoba berburu tiket secara daring namun kehabisan. Tak patah arang, ia memutuskan untuk datang langsung dan mengantre tiket on the spot (OTS).

Liputan informatif lainnya tersedia di Mureks. mureks.co.id

“Aku dari jam 7 lewatan (sudah ngantre),” ujar Gisel saat ditemui tim redaksi Mureks di TIM, Jakarta Pusat, Sabtu (3/1/2026).

Setibanya di TIM, Gisel mendapati antrean pengunjung sudah mengular panjang. Ia pun segera bergabung dalam barisan. Setelah penantian, Gisel dan keluarganya akhirnya mendapatkan kuota tiket OTS, meskipun hanya tersisa untuk sesi terakhir yang dijadwalkan pukul 18.30-19.15 WIB.

“Udah (dapat) yang jam setengah tujuh masuk sesi yang keempat, yang terakhir,” kata Gisel. Ia menambahkan, “Yang awal dari jam lima. Tadi banyak yang udah dibubarin (karena kuota tiket habis).”

Meski harus menunggu hingga sore, Gisel menyatakan kesediaannya. Ia ingin kembali merasakan pengalaman melihat bintang dan planet di Teater Bintang Planetarium, seperti yang pernah ia rasakan di masa kecilnya. “Udah dulu banget, pas kecil. Makannya ini mau coba lagi, harus coba,” tuturnya penuh semangat.

Pengalaman serupa juga dirasakan Alya, pengunjung lainnya yang datang dari Bekasi. Ia bersama lima anggota keluarganya juga hanya mendapatkan tiket untuk sesi terakhir. “Sama, dapat sesi terakhir juga. Untungnya masih dapat untuk berlima,” ungkap Alya.

Alya menceritakan, ia dan keluarganya sudah berangkat dari rumah sejak pukul enam pagi. “Dari kemarin udah diomongin bangun pagi biar berangkatnya cepat. Soalnya lihat di socmed kuota beli langsungnya terbatas,” jelas Alya.

Meskipun harus mengantre panjang untuk registrasi dan penukaran KTP, Alya mengaku bersyukur masih mendapatkan kepastian tiket. “Yang penting ada kepastian dapat. Disuruh tetap antre buat nuker KTP,” pungkasnya.

Berdasarkan pantauan Mureks sekitar pukul 10.00 WIB pagi tadi, antrean pengunjung memang telah mengular di lokasi. Petugas Planetarium berulang kali mengumumkan melalui pengeras suara bahwa tiket untuk hari itu telah habis terjual sejak pagi. “Untuk tiket Planetarium hari ini sudah habis ya bapak/ibu,” demikian suara petugas terdengar.

Mureks