Berita

Antusiasme Publik Membeludak, Tiket Planetarium TIM Selalu Ludes Sejak Dibuka Kembali

JAKARTA – Planetarium Taman Ismail Marzuki (TIM) di Jakarta Pusat kembali menjadi sorotan publik setelah dibuka kembali pasca-vakum selama 13 tahun. Sejak resmi beroperasi lagi pada Kamis, 25 Desember 2025, tiket Teater Bintang Planetarium dilaporkan selalu ludes terjual setiap harinya, mencerminkan antusiasme masyarakat yang sangat tinggi.

Head of SBU Taman Ismail Marzuki JakPro, Anya A Christiana, mengonfirmasi tingginya minat pengunjung. “Selalu penuh (sejak pertama kali dibuka), 200 seat per show,” kata Anya kepada wartawan pada Sabtu (3/1/2026).

Simak artikel informatif lainnya di Mureks melalui mureks.co.id.

Dalam satu hari, Teater Bintang Planetarium menggelar empat sesi pertunjukan. Setiap sesi dirancang untuk menampung 200 pengunjung. Namun, tingginya permintaan menyebabkan antrean pengunjung kerap mengular panjang, bahkan banyak yang terpaksa berbalik arah karena tidak kebagian tiket.

Pihak pengelola, JakPro, menyatakan telah berupaya maksimal dalam mengakomodasi jumlah pertunjukan dan kuota penonton. “Untuk jadwal tayang sudah maksimal dan kapasitas kursi juga sudah maksimal,” tegas Anya.

Mureks mencatat bahwa fenomena ini menunjukkan betapa rindunya masyarakat akan fasilitas edukasi dan hiburan seperti Planetarium.

Salah satu pengunjung yang kecewa adalah Yaya (35), yang datang bersama keponakannya dari Cirebon untuk wisata edukasi. Ia mengaku telah mencoba membeli tiket secara daring, namun tiket sudah habis hingga 5 Januari. Akhirnya, Yaya dan rombongannya memutuskan untuk mencoba membeli tiket langsung atau on the spot (OTS).

Setibanya di area luar Planetarium sekitar pukul 08.30 WIB pada Sabtu (3/1/2026), Yaya mendapati antrean sudah sangat panjang. Petugas di lokasi bahkan menginformasikan bahwa tiket untuk hari itu telah habis terjual. “Kita dari (pukul) 8.30 (sampainya). Tadi udah panjang banget antrean ini, cuma akhirnya satpamnya bilang (tiketnya) udah habis,” ujar Yaya.

Meskipun demikian, sebagian rombongan Yaya masih mencoba bertahan untuk memastikan. Namun, setelah berulang kali memastikan, mereka akhirnya menyerah dan memilih mencari fasilitas lain di kompleks TIM.

Pengunjung lain, Hanifa (29), juga mengalami nasib serupa. Ia sudah datang mengantre sejak sebelum pukul sembilan pagi, namun tetap tidak kebagian tiket. “Kita udah pagi-pagi datangnya, sebelum jam sembilan kita udah sampai di sini, tapi tetap kehabisan,” ungkap Hanifa.

Hanifa menjelaskan bahwa ia juga telah mencoba membeli tiket secara daring, namun hasilnya nihil. “Udah, udah cek online, tapi habis, besok juga habis. Jadi tadinya mau coba kali aja yang OTS bisa dapat, kan ada kuota OTS,” imbuhnya, menunjukkan harapannya yang pupus.

Mureks