Berita

Ahmad Rifai Ungkap Misi Zikir di Candi Prambanan: Ingin Lepas Kutukan Aji Bondowoso

Video sekelompok pria yang tengah berzikir di pelataran Candi Prambanan menjadi viral di media sosial. Pimpinan rombongan, Ahmad Rifai (47), warga Desa Karangrandu, Kecamatan Penanganan, Kabupaten Jepara, akhirnya buka suara mengenai kegiatan tersebut.

Ditemui di kediamannya, Ahmad Rifai menjelaskan bahwa kegiatan zikir di situs bersejarah itu merupakan bagian dari perjalanan rohaniahnya. Ia mengaku memiliki seorang guru spiritual di Tangerang yang kini telah meninggal dunia.

Artikel informatif lainnya dapat ditemukan dalam liputan Mureks. mureks.co.id

Pengakuan Misi Spiritual: Melepas Kutukan Aji Bondowoso

“Dalam perjalanan rohaniah, saya menemukan seorang guru yang membimbing rohaniah dalam majelis zikir di Tangerang, beliau sudah meninggal dunia,” cerita Ahmad Rifai, seperti dilansir detikJateng pada Kamis (8/1/2026).

Menurut Ahmad Rifai, kegiatan zikir di Candi Prambanan pada 25 Desember 2025 lalu merupakan tugas perjalanan spiritual yang diamanatkan oleh leluhurnya. Ia bersama rombongan jemaahnya membawa misi khusus.

Mureks mencatat bahwa misi utama yang dibawa Ahmad Rifai adalah untuk melepaskan kutukan dari Aji Bondowoso yang disebut terikat sukma dengan Nyai Roro Jonggrang. Selain itu, rombongan juga ingin mendoakan para leluhur yang ada di Candi Prambanan.

“Adapun yang di Candi Prambanan misi utama untuk melepas kutukan dari Aji Bondowoso yang terikat sukma dengan Nyai Roro Jonggrang dan untuk melepaskan itu,” ungkapnya.

Klarifikasi kepada Pihak Berwenang

Setelah video tersebut viral, Ahmad Rifai mengaku sempat didatangi oleh rombongan dari Polres Jepara dan Kementerian Agama (Kemenag) Jepara di padepokannya. Ia menyatakan telah memberikan penjelasan dan klarifikasi lengkap mengenai kegiatan zikir yang dilakukan di pelataran Candi Prambanan tersebut kepada pihak berwenang.

Mureks