Nasional

Pencarian Resmi Ditutup, Relawan Lanjutkan Upaya Mandiri Temukan Pendaki Hilang di Gunung Slamet

Operasi pencarian terhadap Syafiq Ridhan Ali Razan (18), pendaki asal Magelang, Jawa Tengah, yang dilaporkan hilang di Gunung Slamet, kini resmi dihentikan. Meskipun demikian, sejumlah relawan masih melanjutkan upaya pencarian secara mandiri.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pemalang, Agus Ikmaludin, mengonfirmasi bahwa operasi SAR resmi telah ditutup pada Rabu, 7 Januari 2026, pukul 17.00 WIB.

Liputan informatif lainnya tersedia di Mureks. mureks.co.id

Operasi SAR Dialihkan ke Pemantauan

“Kemarin Rabu 7 Januari pukul 17.00 WIB sudah dialihkan ke pemantauan,” ujar Agus Ikmaludin, Kamis (8/1).

Meski operasi SAR gabungan telah berakhir, semangat para relawan untuk menemukan Syafiq tidak padam. Mereka memutuskan untuk melanjutkan pencarian secara independen.

“Apabila dilakukan pencarian, dilaksanakan secara mandiri. Hingga hari ini masih ada relawan yang melakukan pencarian secara mandiri,” jelas Agus.

Mureks mencatat bahwa operasi pencarian resmi yang melibatkan lebih dari 80 relawan ini telah berlangsung selama sembilan hari sejak Syafiq dinyatakan hilang pada Minggu, 28 Desember 2025.

“Total sudah 9 hari pencarian secara resmi,” kata Agus.

Kronologi Hilangnya Syafiq Ridhan Ali Razan

Syafiq Ridhan Ali Razan mendaki Gunung Slamet bersama rekannya, Himawan Haidar Bahran, pada Sabtu, 27 Desember 2025. Keduanya memulai pendakian melalui Basecamp Dipajaya, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang.

Mereka berencana melakukan pendakian tektok, yaitu mendaki dan turun tanpa bermalam, dengan target kembali pada Minggu, 28 Desember 2025. Namun, di tengah perjalanan, Himawan mengalami cedera kaki.

Syafiq kemudian berinisiatif turun untuk mencari pertolongan bagi temannya. Namun, ia tidak kunjung kembali ke posisi Himawan.

Pada Minggu malam, 28 Desember 2025, tim relawan gabungan memulai pencarian terhadap kedua pendaki tersebut.

Himawan akhirnya berhasil ditemukan di Pos 9 pada Selasa, 30 Desember 2025, dalam kondisi lemas dan segera dievakuasi ke basecamp. Sementara itu, Syafiq Ridhan Ali Razan masih belum ditemukan hingga saat ini.

Mureks