Berita

Husnul Khotimah: “Setiap Rabu Ada Siraman Rohani” di PN Jakpus untuk Cegah Korupsi

Ketua Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat, Husnul Khotimah, mengungkapkan bahwa pihaknya secara rutin menggelar pengajian sebagai langkah konkret mencegah praktik korupsi di lingkungan peradilan. Inisiatif ini menyasar para hakim dan seluruh pegawai pengadilan, dengan penekanan pada pembinaan rohani dan integritas.

“Setiap Rabu kami ada siraman rohani,” ujar Husnul Khotimah dalam acara ‘Coffee Morning Media: Capaian dan Harapan Awal Tahun untuk PN Jakpus’ yang berlangsung di Jakarta Pusat pada Jumat (9/1/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan PN Jakarta Pusat dalam menjaga integritas aparaturnya.

Klik mureks.co.id untuk tahu artikel menarik lainnya!

Pembinaan Integritas dan Kode Etik

Husnul menjelaskan, pembinaan tidak hanya ditujukan kepada para hakim, tetapi juga seluruh aparat di PN Jakarta Pusat. Penekanan pada integritas dan kepatuhan terhadap kode etik selalu menjadi prioritas. “Ya tentunya kalau itu kita selalu melakukan pembinaan yang pertama kepada para hakim. Bukan hanya kepada para hakim, juga seluruh aparat di pengadilan negeri Jakarta Pusat. Kita tekankan dengan pembinaan-pembinaan, penekanan integritas, dengan pembinaan-pembinaan secara rohani juga selalu kita push gitu ya,” tegasnya.

Menurut pantauan Mureks, inisiatif pengajian rutin ini merupakan bagian dari strategi komprehensif PN Jakarta Pusat untuk memperkuat integritas di tubuh peradilan. Upaya ini dinilai krusial mengingat dinamika penegakan hukum dan tuntutan transparansi yang tinggi.

Keteladanan Pimpinan sebagai Kunci

Selain pembinaan, keteladanan dari para pemimpin, termasuk para hakim, juga dianggap krusial dalam pencegahan korupsi. Husnul menyebut, keteladanan ini menjadi salah satu pilar utama yang dibangun untuk menekan segala bentuk kecurangan di lingkungan PN Jakarta Pusat. “Dan tentunya juga keteladanan para hakim, keteladanan pimpinan itu juga menjadi satu pintu untuk melihat bahwa kita sudah tidak boleh lagi seperti dulu,” tambahnya.

Mureks