Berita

Wakil Ketua Komisi X DPR: ‘Kuliah Bukan Sekadar Informasi, Kampus Bentuk Nalar Kritis’

Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Lalu Hadrian Irfani, menanggapi pandangan seorang pemuda yang viral di media sosial karena menyebut kuliah sebagai “scam” atau penipuan. Menurut Lalu Hadrian, menyederhanakan persoalan pendidikan tinggi hanya sebatas pencarian informasi adalah keliru, sebab kampus memiliki peran fundamental dalam pembentukan nalar kritis dan etika.

Video yang beredar luas tersebut menampilkan seorang pemuda yang berpendapat bahwa ilmu bisa didapatkan di mana saja, tidak harus melalui jalur perkuliahan formal di kampus. Ia menyatakan, “Kuliah itu ini ya, kalau bisa dibilang scam, scam untuk yang kalau itu bukan emang spesialisasi gitu. Tapi, kalau misalnya kita emang pingin spesialisasi entah itu dokter yang hubungannya sama nyawa, ya emang itu benar-benar harus didalami ilmunya kan menurut saya itu masih butuh untuk kuliah.”

Klik mureks.co.id untuk tahu artikel menarik lainnya!

Pemuda itu melanjutkan, “Kuliah itu nggak harus kuliah di kampus, asal kita punya jiwa yang penasaran akan sesuatu, kritis, Insyallah kita mau kayak gimana malah tak jamin pasti lebih pintar.” Pandangan ini memicu beragam reaksi di kalangan warganet, mendorong legislator untuk angkat bicara.

Tanggapan Komisi X DPR

Menanggapi fenomena ini, Lalu Hadrian Irfani menegaskan bahwa esensi perguruan tinggi jauh lebih kompleks daripada sekadar tempat mencari informasi. “‘Kuliah itu scam karena ilmu bisa didapat di mana saja’, saya kira itu pandangan yang terlalu menyederhanakan persoalan. Hari ini pengetahuan bisa diakses dari mana pun, tapi perguruan tinggi bukan sekadar tempat mencari informasi,” ujar Lalu Hadrian kepada wartawan, Jumat (9/1/2026).

Ia menjelaskan, kampus berfungsi sebagai wadah untuk mengasah nalar kritis, membangun etika, memperluas jejaring, dan terutama membentuk kompetensi spesialis yang terstruktur serta teruji. “Kampus adalah ruang pembentukan nalar kritis, etika, jejaring, dan terutama kompetensi spesialis yang terstruktur dan teruji,” tambahnya.

Legislator dari Fraksi PKB ini juga menekankan pentingnya pendidikan tinggi untuk bidang-bidang tertentu yang memerlukan standar akademik yang jelas. “Untuk bidang-bidang tertentu, kedokteran, teknik, pendidikan, hukum, riset, hingga kebijakan publik, pendidikan tinggi dengan kurikulum, dosen, dan standar akademik yang jelas tetap sangat dibutuhkan,” terang Lalu Hadrian.

Dalam ringkasan Mureks, Lalu Hadrian menegaskan bahwa kuliah bukan hanya soal gengsi untuk mendapatkan gelar semata. Lebih dari itu, pendidikan tinggi adalah proses pendalaman keilmuan dan pengembangan diri secara sistematis. “Jadi kuliah bukan soal gengsi gelar, tapi soal proses pendalaman keilmuan dan pengembangan diri secara sistematis agar anak muda siap berkontribusi nyata bagi bangsa,” pungkasnya.

Mureks