Kementerian Sosial (Kemensos) tengah mengkaji rencana penambahan tenaga care giver bersertifikat untuk melayani lansia dan penyandang disabilitas. Para pengasuh terlatih ini akan diintegrasikan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan direncanakan menerima honorarium yang disimulasikan mencapai lebih dari Rp 3 juta per bulan.
Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengungkapkan, kajian ini difokuskan pada lansia dan penyandang disabilitas yang hidup sendiri. “Nah ke depan ini kita sedang melakukan pengkajian untuk menambahi care giver. Karena rata-rata lansia dan penyandang disabilitas ini yang hidup sendiri,” kata Gus Ipul kepada wartawan di Kantor Kemensos, Jakarta Pusat, Jumat (9/1/2026).
Baca liputan informatif lainnya di Mureks. mureks.co.id
Gus Ipul menegaskan bahwa care giver yang dimaksud adalah pengasuh yang memiliki kualifikasi khusus. “Jadi yang dimaksud care giver ini memang adalah pengasuh yang terlatih, yang bersertifikat,” sambungnya.
Harapannya, para care giver ini nantinya dapat melayani, mendampingi, dan membantu lansia yang tinggal sendirian, serta memberikan perawatan dan dukungan yang dibutuhkan. Untuk mewujudkan hal ini, Kemensos akan menjalin kerja sama dengan berbagai pihak non-pemerintah yang telah berpengalaman dalam memberikan pelatihan care giver.
Mengenai besaran honorarium, Gus Ipul menyatakan angka tersebut masih dalam tahap simulasi. “Belum tahu itu standarnya macam ya, lagi dihitung ini semua. Tapi sementara saya ini juga jangan nanti jadi patokan juga, tapi rata-rata di beberapa tempat itu (nominal honor) lebih dari Rp 3 juta per bulan,” tuturnya.
Ia menambahkan, “Jadi ini belum, saya mohon maaf ini masih simulasi. Dan ini kita sedang mengkaji dan bekerja sama dengan pihak-pihak non-government yang telah memulai memberikan pelatihan-pelatihan.”
Program MBG untuk lansia sendiri sebelumnya telah disiapkan oleh Kemensos. Catatan Mureks menunjukkan, program ini menargetkan lebih dari 100 ribu lansia terlantar berusia di atas 75 tahun yang hidup sendirian, dengan pemberian makan bergizi dua kali sehari. Program MBG untuk lansia dan penyandang disabilitas, termasuk komponen care giver, telah mendapat persetujuan dari Presiden Prabowo Subianto.






