Banjir bandang menerjang Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan, pada Kamis (8/1) malam, setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut dalam waktu yang cukup lama. Bencana alam ini menyebabkan sedikitnya 164 rumah warga terendam dan melumpuhkan aktivitas masyarakat.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) OKU, Januar Efendi, menjelaskan bahwa dampak banjir terfokus di Desa Gunung Meraksa, Kecamatan Lubuk Batang. “Kawasan permukiman penduduk terdampak banjir di Dusun I dan Dusun II, Desa Gunung Meraksa dengan total rumah yang terendam banjir sebanyak 164 unit,” kata Januar, Jumat (9/1).
Ikuti artikel informatif lainnya di Mureks. mureks.co.id
Ketinggian air dilaporkan bervariasi, mencapai hingga satu meter di beberapa titik. Meskipun tidak ada korban jiwa yang dilaporkan, akses jalan di lokasi kejadian sempat terputus total, menghambat mobilitas warga dan distribusi bantuan.
Menanggapi situasi darurat ini, tim BPBD OKU segera menerjunkan personel ke lokasi untuk melakukan kaji cepat dan mendata jumlah warga yang terdampak. Dalam ringkasan Mureks, tercatat sebanyak 450 kepala keluarga (KK) mengalami dampak langsung dari bencana ini.
Tim satgas bantuan sosial (bansor) juga melakukan evakuasi terhadap sejumlah warga yang terdampak cukup parah, khususnya di Dusun I, ke tempat-tempat yang lebih aman. Proses evakuasi dilakukan menggunakan perahu karet untuk mengangkut warga dari area banjir ke dataran tinggi, guna mengantisipasi potensi korban jiwa.
Januar menambahkan, kondisi air di lokasi banjir saat ini mulai surut. Namun, aktivitas warga belum sepenuhnya kembali normal karena sebagian besar dari mereka masih disibukkan dengan upaya membersihkan sisa-sisa lumpur dan material yang masuk ke dalam rumah.






