Kepolisian Resor (Polres) Bogor menggelar upacara laporan kenaikan pangkat bagi 131 personelnya pada Jumat, 2 Januari 2026. Berbeda dari biasanya, momen sakral ini dibarengi dengan aksi penanaman bibit pohon sebagai bentuk kepedulian terhadap bencana nasional yang melanda Aceh dan Sumatera.
Upacara yang dipimpin langsung oleh Kapolres Bogor, AKBP Wikha Ardilestanto, berlangsung di Lapangan Mako Polres Bogor, Jawa Barat. Mureks mencatat bahwa total 128 anggota Polri dan 3 Pegawai Negeri Sipil (PNS) Polri resmi menyandang pangkat setingkat lebih tinggi.
Simak artikel informatif lainnya di Mureks melalui mureks.co.id.
Ratusan Personel Naik Pangkat, dari Bripda hingga Kompol
Rincian personel Polres Bogor yang mendapatkan kenaikan pangkat adalah sebagai berikut:
- 2 personel dari AKP ke Kompol
- 11 personel dari Iptu ke AKP
- 21 personel dari Ipda ke Iptu
- 6 personel dari Aiptu ke Ipda
- 9 personel dari Aipda ke Aiptu
- 60 personel dari Bripka ke Aipda
- 2 personel dari Brigpol ke Bripka
- 13 personel dari Briptu ke Brigpol
- 4 personel dari Bripda ke Briptu
- 3 PNS Polri juga mendapatkan kenaikan pangkat
Penanaman Bibit Pohon: Wujud Empati dan Tanggung Jawab Lingkungan
Usai upacara seremonial, AKBP Wikha bersama para pejabat utama (PJU) dan personel yang baru naik pangkat bergerak menuju area Rusun Baru Polres Bogor. Di lokasi tersebut, mereka secara serentak melakukan penanaman bibit pohon.
AKBP Wikha menjelaskan bahwa aksi ini merupakan instruksi khusus. Ia menegaskan bahwa momen kebahagiaan kenaikan pangkat tidak seharusnya dirayakan dengan hura-hura, melainkan dengan menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan dan solidaritas sosial.
“Kegiatan ini merupakan wujud empati terhadap saudara kita yang tertimpa musibah bencana alam di Aceh dan Sumatera. Sekaligus, penanaman bibit ini sebagai wujud tanggung jawab dalam menjaga amanah personel dalam menjalankan tugas,” ujar AKBP Wikha dalam amanatnya.
Pangkat Bukan Hak Rutin, Melainkan Penghargaan Kinerja
Dalam arahannya, perwira melati dua tersebut juga memberikan pesan mendalam. Ia menekankan bahwa pangkat bukanlah sekadar hak rutin, melainkan sebuah penghargaan atas kinerja dan moralitas yang telah ditunjukkan.
“Semakin tinggi pangkat di pundak, semakin besar tanggung jawab di punggung. Kenaikan pangkat harus menjadi momentum introspeksi diri, bukan sekadar rutinitas administrasi,” tegasnya.
AKBP Wikha juga meminta seluruh anggotanya untuk meninggalkan kebiasaan lama yang tidak produktif dan mulai fokus pada pengabdian kepada masyarakat.
“Pada pangkat yang baru saat ini, tinggalkan semua hal masa lalu yang tidak memberikan dampak positif bagi kehidupan diri sendiri dan keluarga,” tambahnya.
Selain itu, ia mengingatkan agar para personel tidak tinggi hati dan senantiasa mengingat peran penting keluarga sebagai sistem pendukung utama dalam menjalankan tugas kepolisian yang berat di wilayah Bogor.
“Jangan lupakan jasa orang tua, istri, dan anak kita dalam mendukung kinerja kita saat bertugas,” tutur Wikha mengingatkan para anggotanya.
Upacara yang turut dihadiri oleh Ketua Bhayangkari Cabang Bogor, jajaran Kapolsek, serta personel Sat Samapta dan Sat Lantas ini berakhir pada pukul 10.00 WIB dalam situasi yang aman dan kondusif.






