Sebuah kecelakaan beruntun melibatkan tujuh kendaraan, termasuk sebuah ekskavator, terjadi di Jalan Raya Jonggol Cariu, Jonggol, Bogor, Jawa Barat, pada Sabtu (3/1/2026) sekitar pukul 10.20 WIB. Insiden ini mengakibatkan lima orang mengalami luka ringan dan kerugian materi ditaksir mencapai Rp35 juta.
Plt Kanit Gakkum Satlantas Polres Bogor, Ipda Ares Rahman, menjelaskan kronologi kejadian nahas tersebut. Menurutnya, kecelakaan bermula saat sebuah truk trailer yang mengangkut alat berat ekskavator bergerak dari arah Jonggol menuju Cariu.
Simak artikel informatif lainnya di Mureks. mureks.co.id
“Sebelum terjadi kecelakaan, kendaraan trailer muatan alat berat ekskavator bergerak dari arah Jonggol menuju Cariu,” kata Ipda Ares Rahman, Sabtu (3/1/2026).
Setibanya di lokasi kejadian, yang diketahui memiliki kondisi jalan menurun dan menikung ke kiri, muatan ekskavator tersebut terlepas dari trailer. Ekskavator kemudian bergerak ke sisi kanan jalan.
“Setibanya di lokasi, muatan alat berat eksavator tersebut terlepas dari trailer yang mengangkutnya ke sebelah kanan,” jelas Ares.
Mureks mencatat bahwa setelah terlepas, ekskavator tersebut menabrak sisi belakang kanan kendaraan Mitsubishi Xpander yang datang dari arah berlawanan. Tidak berhenti di situ, ekskavator terus melaju ke bawah dan menabrak bagian depan Mitsubishi L300 dari arah berlawanan.
“Kemudian ekskavator tersebut menyenggol motor Honda BeAT tepat di belakang Mitsubishi L300 tersebut,” tambah Ares, merinci urutan tabrakan.
Rangkaian tabrakan berlanjut ketika ekskavator menabrak Datsun Go Panca yang juga datang dari arah berlawanan, menyebabkan mobil tersebut terdorong. Ekskavator kemudian menghantam Toyota Calya yang bergerak dari arah berlawanan.
“Kemudian terdorong ke belakang, bagian belakang Cayla menabrak Daihatsu Xenia yang bergerak searah bersama sehingga terjadi kecelakaan lalu lintas,” imbuhnya, menjelaskan tabrakan terakhir yang melibatkan kendaraan searah.
Akibat insiden beruntun ini, lima orang dilaporkan mengalami luka ringan. Selain itu, kerugian materiil diperkirakan mencapai sekitar Rp35 juta.
“Korban kecelakaan luka ringan lima orang, kerugian materi sekitar Rp35 juta,” pungkas Ipda Ares Rahman.






