Keuangan

Perdagangan Perdana 2026: IHSG Menguat ke 8.684, Sektor Transportasi Catat Kenaikan Tertinggi

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat signifikan pada perdagangan perdana tahun 2026, Jumat (2/1). IHSG melonjak ke posisi 8.676,74 dari penutupan sebelumnya 8.646,93, dan pada pukul 09.15 WIB tercatat menguat 37,99 poin atau 0,44 persen ke level 8.684,07. Sektor transportasi memimpin penguatan pasar dengan kenaikan tertinggi.

Pada awal perdagangan hari ini, IHSG sempat menyentuh level tertinggi 8.697,59 dan level terendah 8.664,97. Indeks LQ45 juga turut menghijau, naik 0,28 persen ke posisi 849,88, menunjukkan sentimen positif yang merata di hampir seluruh indeks saham acuan.

Artikel informatif lainnya dapat ditemukan dalam liputan Mureks. mureks.co.id

Data perdagangan mencatat sebanyak 351 saham menguat, sementara 217 saham melemah dan 145 saham stagnan. Total frekuensi perdagangan mencapai 421.758 kali dengan volume 6 miliar saham, menghasilkan nilai transaksi harian sebesar Rp 3 triliun. Sementara itu, posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah berada di kisaran 16.695.

Mayoritas sektor saham menunjukkan penguatan, dengan sektor transportasi mencatat kenaikan tertinggi sebesar 1,78 persen. Disusul oleh sektor basic yang menguat 1,45 persen dan sektor energi naik 1,29 persen. Namun, sektor keuangan menjadi penekan dengan penurunan 0,67 persen, diikuti sektor industri yang melemah 0,15 persen. Presiden Prabowo Subianto yang semula dijadwalkan hadir pada perdagangan perdana ini, batal mengikuti acara pembukaan.

Analisis dan Prediksi Pergerakan IHSG

Meskipun dibuka menguat, laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang melemah pada perdagangan saham perdana 2026 di Bursa Efek Indonesia (BEI). Riset dari PT Samuel Sekuritas Indonesia menyebutkan, IHSG hari ini akan melemah di tengah sentimen negatif dari pasar regional, seperti terlihat dari indeks Kospi yang merosot 0,37 persen pada Jumat pagi.

Analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, menjelaskan beberapa skenario pergerakan IHSG. Pada skenario terbaik, IHSG berpeluang melanjutkan penguatan untuk menguji rentang 8.730-8.905. Namun, Herditya mengingatkan,

Mureks