Madinah al Munawaroh, kota suci yang kaya akan jejak sejarah Islam, menyimpan salah satu peninggalan berharga bernama Sumur Ghars. Sumur ini, yang juga dikenal sebagai Sumur Gars, bukan sekadar sumber air biasa, melainkan sebuah situs dengan nilai spiritual tinggi yang kerap disebut dalam berbagai riwayat. Tak heran, banyak peziarah yang datang ke Madinah menyempatkan diri untuk menengok sumur yang diyakini penuh berkah ini.
Menelusuri Jejak Sejarah Sumur Ghars
Keberadaan Sumur Ghars telah tercatat jauh sebelum era Islam, menjadikannya bagian integral dari kehidupan masyarakat Madinah kala itu. Menurut laman Visit Madinah, sumur ini diakui sebagai salah satu sumur tertua yang masih lestari hingga saat ini. Posisi strategisnya menjadikan Sumur Ghars sebagai sumber air utama bagi penduduk Madinah di masa lampau. Airnya yang dikenal bersih dan segar dimanfaatkan untuk berbagai keperluan sehari-hari, dari kebutuhan rumah tangga hingga aktivitas keagamaan.
Artikel informatif lainnya dapat dibaca melalui Mureks. mureks.co.id
Pada masa Rasulullah SAW, Sumur Ghars memiliki kedudukan istimewa. Airnya tidak hanya digunakan untuk kebutuhan harian, tetapi juga dalam beberapa kegiatan keagamaan penting. Banyak kisah yang menyinggung peran sumur ini dalam perjalanan awal sejarah Islam.
Keberkahan Sumur Ghars dalam Riwayat Hadits
Nilai spiritual Sumur Ghars semakin menguat dengan penyebutannya dalam sejumlah hadits yang memuat keutamaan dan keberkahannya. Para ulama pun menaruh perhatian khusus terhadap sumur ini, terutama berkaitan dengan riwayat hidup Rasulullah SAW.
Salah satu riwayat penting menyebutkan bahwa Rasulullah SAW pernah meminum air dari Sumur Ghars. Bahkan, dalam beberapa hadits, beliau menyampaikan doa khusus agar air sumur ini membawa kebaikan. Hal ini, catatan Mureks menunjukkan, semakin menambah nilai sakralnya di mata umat Islam.
Pandangan ulama mengenai keberkahan air Sumur Ghars sangat kuat. Banyak di antara mereka yang meyakini airnya penuh dengan berkah. Tradisi minum air dari sumur ini pun masih terus dijaga oleh sebagian peziarah sebagai bentuk penghormatan pada jejak Rasulullah SAW dan meneladani sunah beliau.
Lokasi, Kondisi, dan Daya Tarik Spiritual
Sumur Ghars berlokasi di kawasan Quba, Madinah, area yang juga kaya akan situs-situs bersejarah lainnya. Kondisinya saat ini masih terjaga dengan baik, meskipun telah mengalami beberapa perawatan untuk memastikan kelestariannya. Berdasarkan Saudipedia, area di sekitar sumur juga sering didatangi peziarah yang ingin meneladani perjalanan sejarah Islam secara langsung.
Saat ini, Sumur Ghars tetap menjadi salah satu tujuan utama wisata religi di Madinah. Lokasinya yang mudah diakses membuatnya ramai dikunjungi, terutama saat musim haji dan umrah. Bagi banyak Muslim, mengunjungi dan mengambil air dari Sumur Ghars adalah pengalaman spiritual yang mendalam. Tradisi ziarah ke sumur ini dipercaya dapat menambah keimanan serta menjadi pengingat akan warisan luhur Rasulullah SAW.
Secara keseluruhan, Mureks merangkum, Sumur Ghars di Madinah bukan hanya sekadar sumur tua. Ia adalah simbol keberkahan, inspirasi spiritual, dan saksi bisu perjalanan panjang Islam yang terus hidup dalam ingatan dan praktik umat Muslim hingga kini.






