Presiden Prancis Emmanuel Macron menegaskan komitmennya untuk menjalankan tugas hingga akhir masa jabatannya. Dalam pidato kenegaraan Tahun Baru, Macron berjanji akan berupaya maksimal demi memenuhi amanat yang telah dipercayakan kepadanya, di tengah gejolak politik yang melanda Prancis.
“Saya akan bekerja hingga detik terakhir, berupaya setiap hari untuk memenuhi amanat yang telah Anda percayakan kepada saya,” kata Macron, seperti disiarkan oleh BFMTV pada Kamis, 1 Januari 2026.
Simak artikel informatif lainnya di Mureks. mureks.co.id
Kepala negara itu juga menyatakan akan mengerahkan segala upaya untuk memastikan bahwa pemilihan presiden pada tahun 2027 dapat diselenggarakan secara damai dan tanpa campur tangan asing. Pernyataan ini disampaikan menyusul periode ketidakstabilan politik yang signifikan di Prancis.
Mureks mencatat bahwa pemilihan parlemen sela yang digelar pada tahun 2024 telah memicu krisis politik, ditandai dengan seringnya pergantian pemerintahan. Situasi ini mendorong perwakilan dari berbagai kekuatan politik untuk berulang kali menyerukan agar Macron mengundurkan diri dari jabatannya.
Pemilihan presiden Prancis sendiri dijadwalkan akan berlangsung pada April 2027. Emmanuel Macron, yang saat ini telah menjabat sebagai presiden selama dua periode, tidak dapat lagi mencalonkan diri dalam kontestasi politik mendatang sesuai konstitusi Prancis.






