Tren

Kementerian PU Percepat Pemulihan RSUD Tamiang, Pastikan Layanan Kesehatan Optimal Pasca-Bencana

ACEH TAMIANG – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tamiang, dengan luas area mencapai 41.644 meter persegi, kini mulai beroperasi kembali secara bertahap. Pemulihan fasilitas kesehatan vital ini menjadi prioritas utama pasca-bencana, dengan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) gencar mempercepat penanganan di lapangan.

Fokus utama Kementerian PU adalah pembersihan ruang layanan utama dan seluruh area rumah sakit yang sebelumnya tertutup sedimen tebal. Selain itu, penyaluran air bersih bagi fasilitas rumah sakit dari Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Ibu Kota Kecamatan (IKK) Karang Baru juga terus dikebut.

Ikuti artikel informatif lainnya di Mureks. mureks.co.id

Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, pada Kamis (1/1), menegaskan komitmen pemerintah dalam percepatan penanganan infrastruktur dasar di fasilitas pelayanan publik. “Amanah pak presiden, dalam kondisi tanggap darurat ini seluruh rumah sakit dan puskesmas dapat difungsikan secara maksimal seiring berjalannya waktu,” ujar Menteri Dody, merujuk pada arahan Presiden Prabowo Subianto.

Untuk mendukung upaya pembersihan ini, Kementerian PU mengerahkan 137 orang pekerja. Mereka didukung oleh peralatan berat dan manual, termasuk 2 unit ekskavator, 9 unit dump truck, 40 unit cangkul, 50 unit angkong/artco, dan 30 unit sekop. Menurut Mureks, pengerahan sumber daya ini menunjukkan skala prioritas yang tinggi dalam pemulihan fasilitas publik.

Selain pembersihan, suplai air bersih menjadi krusial. SPAM IKK Karang Baru, yang memiliki kapasitas 100 liter per detik, telah memulai penanganan pascabencana. Penanganan meliputi pembersihan sedimen, pengukuran area untuk finalisasi, persiapan fabrikasi Instalasi Pengolahan Air (IPA) baja baru berkapasitas 2 x 50 liter per detik, serta pemeliharaan IPA Beton 100 liter per detik agar tetap berfungsi darurat. Pengecatan bangunan reservoir dan IPA Beton juga dilakukan.

Menteri Dody menambahkan, pipa air dari SPAM telah mulai disambungkan ke rumah sakit. “Air bersih harus segera tersuplai ke rumah sakit, kita akan mempercepat penyambungan Pipa dari IPA Karang baru ke rumah sakit ini agar air dapat memenuhi kebutuhan dari setiap ruangan-ruangan yang sudah beroperasi,” tegasnya.

Direktur RSUD Muda Sedia Kabupaten Aceh Tamiang, dr. Andika Putera, menyampaikan apresiasi mendalam kepada Kementerian PU atas bantuan penanganan pascabencana. “Awalnya rumah sakit ini tertimbun lumpur di halaman dan seluruh ruangan tanpa terkecuali, dalam proses pembersihan ruangan terdapat masalah baru karena menutup saluran drainase. Alhamdulillah, kita dapat dibantu oleh Kementerian PU untuk membersihkan seluruh area Rumah Sakit dan dapat perbedaan yang signifikan. Diharapkan sekitar seminggu kedepan dapat clear semua,” jelas dr. Andika.

Kementerian PU berkomitmen penuh untuk terus mendampingi pemerintah daerah selama masa tanggap darurat dan pemulihan. Hal ini bertujuan untuk memastikan infrastruktur dasar yang menopang kehidupan masyarakat dapat berfungsi kembali secara optimal.

Mureks