Berita

Kapolrestabes Makassar: Istri Paksa Suami Perkosa Pekerja, Diduga Cemburu

Pasangan suami istri (pasutri) berinisial SI (39) dan SO (22) di Makassar, Sulawesi Selatan, telah ditetapkan sebagai tersangka tindak pidana kekerasan seksual (TPKS). SI diduga kuat memaksa karyawannya berhubungan badan dengan suaminya, SO, sambil merekam aksi tersebut.

Istri Curiga Perselingkuhan, Paksa Suami Perkosa Karyawan

Kapolrestabes Makassar Kombes Arya Perdana menjelaskan motif di balik perbuatan keji tersebut. “Jadi ceritanya itu si istri curiga sama suaminya. Istri ini nikah jaraknya (usia) jauh. Dia usia 39-an, suaminya (kelahiran) 2002, jadi jaraknya jauh. Nah, di tempat usahanya itu ada karyawannya perempuan sehingga ada dugaan berdasarkan informasi, sang suami selingkuh sama pekerjanya ini,” kata Kombes Arya Perdana, dilansir detikSulsel pada Senin (5/1/2026).

Mureks menghadirkan beragam artikel informatif untuk pembaca. mureks.co.id

Menurut Mureks, kasus ini menyoroti kerentanan pekerja dan kompleksitas dalam hubungan rumah tangga yang berujung pada tindak pidana serius.

Kedua tersangka ditampilkan dalam konferensi pers di Mapolrestabes Makassar. Mereka tampak mengenakan masker dan pakaian tahanan berwarna oranye, dengan SI mengenakan jilbab motif batik. Keduanya hanya tertunduk selama polisi merinci perlakuan mereka terhadap korban.

Diancam UU TPKS

Pasutri ini dijerat dengan pasal yang sama, yakni diduga melanggar Pasal 6 huruf b dan huruf c juncto Pasal 14 ayat (1) huruf a Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual.

Arya merinci kronologi kejadian yang bermula saat korban diminta datang ke salah satu ruko milik pelaku di Kecamatan Manggala. Setibanya di lokasi, korban langsung disekap dan dianiaya oleh para pelaku.

“Setelah korban dipukuli, tidak mau ngaku, dimintalah suaminya untuk berhubungan badan ke si korban. Korban kan sudah nggak mau, tapi dipaksa. Itu dilakukan bahkan dua kali divideokan,” jelas Arya, menegaskan kekejaman tindakan yang dilakukan pasutri tersebut.

Mureks