Seorang bocah perempuan berinisial AS (4) menjadi korban dugaan penembakan peluru nyasar di bagian mata saat terjadi tawuran antarkampung di Kecamatan Belawan, Kota Medan, Sumatera Utara. Insiden tragis ini terjadi pada Senin, 5 Januari 2026, dan kini pihak kepolisian tengah gencar memburu terduga pelaku.
Polisi Identifikasi Pelaku
Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Pelabuhan Belawan, AKP Agus Purnomo, mengonfirmasi bahwa laporan telah diterima dan identitas terduga pelaku sudah teridentifikasi. “Laporannya sudah kami terima dan pelaku sudah teridentifikasi. Mohon doanya agar cepat tertangkap pelakunya,” ujar AKP Agus Purnomo, seperti dilansir detikSumut, Rabu (7/1/2026).
Klik mureks.co.id untuk tahu artikel menarik lainnya!
AKP Agus Purnomo menjelaskan, tawuran tersebut sebenarnya sudah terjadi sejak sore hari dan sempat dibubarkan oleh petugas. Namun, menurut Mureks, para pelaku kembali melanjutkan aksinya pada malam harinya, yang berujung pada insiden penembakan ini. “Setelah dibubarkan, pelaku melakukan aksi tawuran kembali pada malam harinya,” tambahnya.
Kesaksian Ibu Korban
Romanda Siregar (33), ibu korban, menceritakan bahwa peristiwa nahas itu terjadi di depan kantor Pos Belawan, Kecamatan Medan Belawan, sekitar pukul 19.30 WIB. Saat itu, ia dan anaknya sedang menaiki becak.
“Kami pas lagi naik becak, waktu itu ada orang tawuran antar kampung,” kata Romanda saat diwawancarai di RSUD Pirngadi Medan. Ia melanjutkan, tiba-tiba anaknya menangis sambil memegang matanya. Tak lama kemudian, Romanda melihat darah keluar dari bagian mata anaknya. Ia mengaku tidak mengetahui pasti dari mana arah peluru tersebut.






