Tim Gegana Penjinak Bahan Peledak (Jihandak) Brimob Batalyon B Pelopor Parepare dikerahkan untuk mengamankan sebuah ransel misterius yang ditemukan di Tugu Tunas Kelapa Parepare, Sulawesi Selatan. Setelah melalui serangkaian pemeriksaan, ransel tersebut dipastikan aman dan tidak mengandung bahan peledak, melainkan hanya berisi pakaian dan sejumlah aksesoris.
Ransel berwarna cokelat itu pertama kali ditemukan pada Jumat, 2 Januari 2026, sekitar pukul 16.00 Wita. Lokasi penemuan berada di Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kelurahan Ujung Bulu, Kecamatan Ujung, Parepare. Penemuan ini segera memicu kekhawatiran warga dan laporan cepat kepada pihak berwajib.
Mureks menghadirkan beragam artikel informatif untuk pembaca. mureks.co.id
Menanggapi laporan tersebut, tim Gegana langsung menuju lokasi untuk melakukan sterilisasi dan pengecekan. Mureks mencatat bahwa proses penanganan dilakukan dengan sangat hati-hati sesuai prosedur standar operasional penjinakan bahan peledak.
Kapolres Parepare, AKBP Indra Waspada Yuda, mengonfirmasi bahwa ransel tersebut telah dinyatakan aman. “Setelah dilakukan pengecekan oleh tim Jibom dan dinyatakan bahwa tas yang ditinggal tersebut aman dari adanya bahan peledak,” ungkap AKBP Indra Waspada Yuda.
Setelah dipastikan tidak berbahaya, polisi kemudian membongkar isi ransel tersebut. Hasilnya, ditemukan beberapa potong pakaian pria, sebuah ikat pinggang, dan gunting di dalamnya. “Dari hasil penguraian di tas tersebut berisi pakaian, pakaian lelaki, dan juga ada ikat pinggang, ada juga gunting. Jadi itu isi dari tas yang mencurigakan yang tertinggal di Tugu Tunas,” tambah Indra.






