JAKARTA – Pasar kripto global mengawali tahun 2026 dengan pergerakan yang beragam. Di tengah fluktuasi tersebut, Bitcoin (BTC) berhasil mempertahankan posisinya di atas level 88.000 dollar AS, menjadi penopang utama perdagangan aset digital.
Berdasarkan pantauan Mureks dari data CoinMarketCap pada Jumat (2/1/2026) pukul 08.00 WIB, harga Bitcoin tercatat menguat 1,19 persen dalam 24 jam terakhir. Kenaikan ini setara dengan sekitar 1.044,41 dollar AS, membawa harga BTC ke level 88.710,06 dollar AS.
Ikuti artikel informatif lainnya di Mureks. mureks.co.id
Sepanjang perdagangan harian, aset kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar ini bergerak di rentang terendah 87.399,40 dollar AS dan tertinggi 88.803,22 dollar AS. Mureks mencatat bahwa volume transaksi Bitcoin dalam 24 jam terakhir mencapai 19,38 miliar dollar AS, meskipun angka ini menunjukkan penurunan 42,34 persen.
Performa Historis dan Suplai Bitcoin
Secara historis, Bitcoin memiliki rekor harga terendah 0,04864 dollar AS pada 15 Juli 2010. Puncaknya, BTC mencetak rekor tertinggi sepanjang masa di 126.198,06 dollar AS pada 7 Oktober 2025, dengan tingkat imbal hasil (ROI) yang fantastis mencapai 143.466.152 persen.
Meski demikian, pasar kripto sempat menghadapi tekanan jual signifikan dari investor jangka panjang pada periode sebelumnya, yang menyebabkan harga Bitcoin melemah dan permintaan menyusut. Namun, pergerakan hari ini menunjukkan adanya upaya stabilisasi atau pemulihan.
Saat ini, peredaran suplai Bitcoin telah mencapai 19,97 juta BTC, merepresentasikan sekitar 95,09 persen dari total suplai maksimum yang tersedia. Dari sisi fundamental pasar, kapitalisasi Bitcoin menyentuh 1,77 triliun dollar AS, sementara kapitalisasi terdilusi penuh mencapai 1,86 triliun dollar AS.
Pergerakan Aset Kripto Utama Lainnya
Di luar Bitcoin, sejumlah aset kripto utama juga menunjukkan pergerakan yang beragam. Ethereum (ETH) diperdagangkan di level 3.001,99 dollar AS, menguat 0,85 persen, dengan kapitalisasi pasar sekitar 362,52 miliar dollar AS. Tether (USDT) juga naik tipis 0,04 persen ke 0,9987 dollar AS, dan USD Coin (USDC) stabil di 0,9996 dollar AS.
Beberapa aset mencatatkan penguatan yang lebih agresif. Dogecoin (DOGE) melonjak signifikan 7,15 persen ke 0,1262 dollar AS, diikuti Cardano (ADA) yang naik 6,55 persen ke 0,3555 dollar AS. Solana (SOL) menguat 1,26 persen ke 126,58 dollar AS, sementara XRP naik 1,88 persen ke 1,876 dollar AS, dan TRON (TRX) menguat 0,87 persen ke 0,2858 dollar AS.
Namun, tekanan jual masih membayangi beberapa aset lainnya. BNB terkoreksi 0,15 persen ke 863,35 dollar AS. Bitcoin Cash (BCH) turun 1,90 persen ke 590,68 dollar AS, UNUS SED LEO (LEO) melemah 0,50 persen ke 9,565 dollar AS, dan Monero (XMR) terkoreksi 2,87 persen ke 416,77 dollar AS. Di sisi lain, Chainlink (LINK) menguat 3,37 persen ke 12,63 dollar AS, serta Stellar (XLM) naik 2,95 persen ke 0,2081 dollar AS.
Aturan Pajak Kripto dan Dinamika Pasar
Dinamika pasar kripto juga dipengaruhi oleh faktor regulasi. Tim redaksi Mureks mengingatkan bahwa aturan pajak kripto baru telah resmi berlaku mulai 1 Agustus 2025. Kebijakan ini diharapkan dapat memberikan kejelasan hukum sekaligus memengaruhi perilaku investor di pasar aset digital Indonesia.






