Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil dibuka menguat pada perdagangan perdana Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2026, Jumat (2/1/2026). Pembukaan ini menandai awal yang positif bagi pasar modal nasional.
IHSG tercatat naik 36,17 poin atau 0,42% ke level 8.683,11. Data Mureks mencatat bahwa sebanyak 371 saham mengalami kenaikan, 92 saham melemah, dan 495 saham lainnya tidak bergerak.
Simak artikel informatif lainnya di Mureks. mureks.co.id
Nilai transaksi pada sesi pagi mencapai Rp 301,6 miliar, melibatkan 429,6 juta saham dalam 67.930 kali transaksi. Kapitalisasi pasar tercatat sebesar Rp 15.928 triliun.
Direktur Utama BEI, Iman Rachman, menyampaikan bahwa tahun 2026 menjadi momentum penting untuk memperkuat peran pasar modal sebagai penggerak perekonomian nasional. “Dengan rasa syukur, kami mengucapkan selamat datang dan selamat tahun baru 2026. Mari jadikan tahun ini sebagai momentum pembangunan pasar modal yang kuat, inklusif, dan berkontribusi bagi perekonomian nasional,” ujar Iman dalam sambutannya.
Senada, Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Mahendra Siregar, memaparkan berbagai indikator kinerja pasar modal Indonesia sepanjang tahun 2025. Ia menyoroti catatan positif yang dicapai.
“Selaras dengan kinerja perekonomian nasional, berbagai indikator kinerja pasar modal Indonesia menunjukkan pertumbuhan yang baik, sebagaimana yang telah disampaikan oleh Direktur Utama BEI pada penutupan tanggal 30 Desember yang lalu antara lain penutupan IHSG berada di level 8.646,94 atau menguat 22,13% sepanjang tahun 2025,” papar Mahendra.






