Keuangan

BKN Luncurkan ASN Digital, Integrasikan 47 Layanan Kepegawaian untuk 5,2 Juta Aparatur Sipil Negara

Badan Kepegawaian Negara (BKN) resmi meluncurkan platform ASN Digital, sebuah aplikasi super (superapp) yang dirancang untuk menyederhanakan dan mengintegrasikan berbagai layanan manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam satu sistem terpadu. Langkah ini diambil untuk mendukung transformasi digital dan pengelolaan data kepegawaian bagi sekitar 5,2 juta ASN di seluruh Indonesia.

Integrasi Layanan dan Keamanan Data

Mengutip laman resmi BKN, Jumat (2/1/2026), ASN Digital mulai diluncurkan pada pertengahan 2025. Platform ini menjadi sistem satu pintu layanan kepegawaian yang mencakup 47 layanan, meliputi seluruh siklus manajemen ASN, mulai dari rekrutmen, pengembangan karier, hingga pensiun. Melalui satu portal, ASN dapat mengakses layanan MyASN, SIASN, SSCASN, serta layanan administrasi kepegawaian BKN lainnya secara terintegrasi.

Simak artikel informatif lainnya di Mureks. mureks.co.id

Kepala BKN Zudan Arif Fakrulloh menegaskan bahwa ASN Digital merupakan bukti konkret layanan BKN untuk seluruh ASN di Indonesia. Pihaknya berkomitmen terus menyusun kebijakan untuk mempermudah pengembangan karir ASN secara transparan dan berkeadilan.

“Untuk itu kami minta kepada seluruh pejabat pengelola kepegawaian yang hadir saat ini agar mendorong ASN di lingkungan kerjanya untuk mengunduh dan menggunakan ASN Digital, karena kolaborasi ASN atas data yang berkualitas dapat dilakukan dengan pemutakhiran data mandiri pada layanan MyASN,” ujar Zudan dalam keterangan tertulis pada bulan Juli lalu.

Untuk melindungi data kepegawaian nasional dan mencegah penyalahgunaan akun, ASN Digital dilengkapi dengan sistem Multi-Factor Authentication (MFA). Dengan sistem ini, ASN tidak cukup hanya menggunakan NIP dan kata sandi saat mengakses akun, tetapi juga harus melalui verifikasi tambahan sebagai lapisan keamanan. Mureks mencatat bahwa seluruh layanan ASN Digital hanya bisa diakses melalui laman asndigital.bkn.go.id, dengan syarat pengguna harus mengaktifkan terlebih dulu sistem keamanan MFA tersebut.

Melalui integrasi tersebut, ASN Digital diharapkan mampu mendukung reformasi birokrasi dan transformasi digital manajemen ASN, sekaligus memastikan pengelolaan data kepegawaian nasional yang aman, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Mureks