Nasional

5 Ayat Al-Qur’an yang Mengabadikan Peristiwa Isra Miraj dan Maknanya Mendalam bagi Muslim

Peristiwa Isra Miraj, sebuah perjalanan spiritual agung Nabi Muhammad SAW, menjadi salah satu tonggak penting dalam sejarah Islam. Momen luar biasa ini tidak hanya menunjukkan kebesaran Allah SWT, tetapi juga menjadi dasar penetapan kewajiban ibadah shalat bagi seluruh umat Muslim. Terjadi di tengah masa-masa sulit dakwah Rasulullah, Isra Miraj hadir sebagai penghibur sekaligus penguat iman beliau.

Oleh karena itu, ayat-ayat Al-Qur’an yang mengisahkan Isra Miraj memiliki makna spiritual yang sangat dalam dan relevan bagi umat Islam hingga saat ini. Ayat-ayat ini menjadi landasan utama untuk memahami detail dan hikmah di balik perjalanan suci tersebut.

Klik mureks.co.id untuk tahu artikel menarik lainnya!

Ayat-Ayat Al-Qur’an tentang Isra Miraj dan Maknanya

Dalam Al-Qur’an, kisah Isra Miraj tidak dijelaskan secara panjang lebar, namun disampaikan melalui ayat-ayat pilihan yang sarat makna dan pelajaran. Ayat-ayat ini secara khusus menjelaskan perjalanan Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa, kemudian dilanjutkan dengan perjalanan ke langit hingga Sidratul Muntaha, menegaskan bahwa peristiwa tersebut adalah kehendak langsung dari Allah SWT dan termasuk bagian dari tanda-tanda kebesaran-Nya.

Menurut Mureks, berikut adalah lima ayat Al-Qur’an tentang Isra Miraj dan maknanya bagi umat Islam, yang dirujuk dari laman resmi MPU Aceh Barat:

  1. QS. Al-Isra’ ayat 1

    “Subḥānallażī asrā bi‘abdihī lailan minal-masjidil-ḥarāmi ilal-masjidil-aqṣal-lażī bāraknā ḥaulahū linuriyahū min āyātinā, innahū huwas-samī‘ul-baṣīr.”

    Ayat ini menjelaskan peristiwa Isra, yaitu perjalanan Nabi Muhammad SAW pada malam hari dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa sebagai tanda kebesaran Allah SWT.

  2. QS. An-Najm ayat 13

    “Wa laqad ra’āhu nazlatan ukhrā.”

    Ayat ini menegaskan bahwa Nabi Muhammad SAW benar-benar melihat malaikat Jibril dalam perjumpaan lain, yaitu saat peristiwa Mi’raj.

  3. QS. An-Najm ayat 14

    “‘Inda sidratil-muntahā.”

    Ayat ini menyebut Sidratul Muntaha sebagai batas tertinggi yang dicapai Nabi Muhammad SAW dalam perjalanan Mi’raj.

  4. QS. An-Najm ayat 15

    “‘Indahā jannatul-ma’wā.”

    Ayat ini menjelaskan bahwa di dekat Sidratul Muntaha terdapat surga sebagai tempat kembali bagi orang-orang beriman.

  5. QS. An-Najm ayat 18

    “Laqad ra’ā min āyāti rabbihil-kubrā.”

    Ayat ini menegaskan bahwa Nabi Muhammad SAW telah melihat sebagian tanda-tanda kebesaran Allah SWT.

Melalui pemahaman ayat-ayat Al-Qur’an tentang Isra Miraj ini, umat Islam diajak untuk tidak hanya memahami kisahnya, tetapi juga mengamalkan pesan utamanya. Salah satu pesan terpenting adalah menjaga shalat sebagai ibadah yang langsung diperintahkan oleh Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW, sebuah perintah yang menjadi inti dari perjalanan spiritual agung tersebut.

Mureks