Nasional

Presiden Prabowo Subianto Soroti Upaya Penyuapan Selama Setahun Menjabat: “Berapa Kali Saya Mau Disogok”

Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan pengalamannya menghadapi berbagai upaya penyuapan selama satu tahun menjabat sebagai kepala negara. Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo dalam acara Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan di Karawang, Jawa Barat, pada Rabu, 07 Januari 2026.

Prabowo, yang dilantik pada 20 Oktober 2024, mengaku terkejut dengan frekuensi upaya suap yang datang kepadanya. “Aku 1 tahun aja jadi presiden ya, geleng-geleng kepala saya, berapa kali saya mau disogok bolak-balik datang, minta ini, minta itu,” ujar Prabowo, menggambarkan situasinya.

Artikel informatif lainnya dapat dibaca melalui Mureks. mureks.co.id

Meski tidak merinci pihak-pihak yang mencoba melakukan penyuapan, mantan Menteri Pertahanan itu menegaskan komitmennya untuk tidak terlibat dalam praktik tersebut. “Tegakkan peraturan, tegakkan sesuai dengan peraturan bangsa dan negara saya gak ikut-ikut yang lain,” tegasnya di hadapan para hadirin.

Dalam kesempatan yang sama, Presiden Prabowo juga menyoroti pentingnya persatuan setelah kontestasi demokrasi. Ia menyerukan agar semua pihak bersatu demi kepentingan rakyat Indonesia. “Bersaing tujuannya sama, begitu siapa pun yang menang, harus bekerja, harus membela rakyat, harus bekerja sungguh-sungguh untuk rakyat Indonesia, jangan berkuasa habis itu menjual diri,” kata Prabowo.

Pantauan Mureks di lokasi acara, pernyataan Presiden Prabowo tersebut disambut dengan antusiasme oleh masyarakat dan petani yang hadir dalam kegiatan panen raya tersebut.

Mureks