Tren

ZTE Perkuat Ekosistem Digital Nasional, Gandeng ITB, ITS, dan Telkom University Kembangkan Talenta 5G

JAKARTA – ZTE Corporation, penyedia solusi teknologi informasi dan komunikasi terintegrasi global, aktif menyelenggarakan serangkaian inisiatif untuk mengembangkan talenta digital di Indonesia. Program-program unggulan yang diluncurkan meliputi 5G Rising Star, pemberian beasiswa, serta Business Plan Competition yang berfokus pada teknologi 5G.

Program 5G Rising Star: Membina Calon Profesional 5G

Melalui program 5G Rising Star, ZTE merekrut mahasiswa berprestasi dari jurusan Teknik Telekomunikasi dan Teknik Elektro. Mahasiswa ini berasal dari sejumlah perguruan tinggi terkemuka di Indonesia, termasuk Institut Teknologi Bandung (ITB), Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), dan Telkom University (Tel-U), untuk bergabung dan bekerja di ZTE Indonesia.

Baca artikel informatif lainnya di Mureks melalui laman mureks.co.id.

Program yang berlangsung dari September hingga Desember 2025 ini menunjukkan komitmen kuat ZTE dalam membina talenta digital. Selain itu, inisiatif ini juga memperkuat sinergi dengan institusi pendidikan tinggi di Indonesia dalam mempersiapkan sumber daya manusia yang unggul di bidang teknologi.

Para peserta 5G Rising Star mendapatkan kesempatan berharga untuk mengembangkan kompetensi profesional dalam lingkungan kerja multikultural. Mereka juga mengikuti jalur pengembangan karier yang terstruktur dan menerima pelatihan langsung dari para pakar ZTE. Setelah menyelesaikan program, alumni 5G Rising Star dipersiapkan untuk menempati peran profesional strategis, seperti Account Manager, Product Manager, dan Technical Engineer.

Dukungan Pendidikan Melalui Beasiswa dan Kompetisi Inovasi

Selain program 5G Rising Star, ZTE pada tahun ini juga menyalurkan beasiswa kepada mahasiswa berprestasi dari berbagai universitas di Indonesia. Ini merupakan bagian dari dukungan berkelanjutan perusahaan terhadap dunia pendidikan. Tujuan utama beasiswa ini adalah mendorong mahasiswa untuk melanjutkan studi dan meningkatkan kompetensi, sehingga mereka siap bersaing dan berkembang di industri teknologi dan telekomunikasi.

Proses seleksi penerima beasiswa dilakukan secara ketat melalui tiga tahap, yaitu seleksi administrasi, tes tertulis, dan wawancara.

Mureks mencatat bahwa ZTE juga menyelenggarakan Business Plan Competition yang berfokus pada teknologi 5G dan inovasi digital. Kompetisi ini diadakan di Telkom University dan diikuti oleh mahasiswa dari berbagai universitas. Inisiatif ini menjadi wadah bagi perusahaan untuk mendorong kreativitas, inovasi, serta pengembangan talenta digital yang siap menghadapi tantangan industri masa depan di Indonesia.

Komitmen ZTE untuk Ekosistem Digital Nasional

President Director ZTE Indonesia, Richard Liang, menyampaikan pandangannya mengenai pentingnya inisiatif ini. “Seiring dengan percepatan transformasi digital dan implementasi teknologi 5G di berbagai sektor, ketersediaan talenta digital yang kompeten menjadi faktor kunci bagi daya saing industri,” ujarnya.

Richard Liang menambahkan, “Melalui program 5G Rising Star dan beasiswa, ZTE berkomitmen memberikan kontribusi berkelanjutan dalam menyiapkan sumber daya manusia unggul melalui kolaborasi erat dengan perguruan tinggi, guna mendukung penguatan ekosistem digital dan pertumbuhan ekonomi nasional.”

Ke depan, ZTE bertekad untuk terus memberikan kontribusi positif dalam mendukung peningkatan kapasitas sumber daya manusia Indonesia. Hal ini sejalan dengan perkembangan kebutuhan industri teknologi dan telekomunikasi, sekaligus memperkuat kolaborasi dengan institusi pendidikan dan para pemangku kepentingan melalui berbagai inisiatif pengembangan talenta.

Mureks