Otomotif

Toyota Gazoo Racing Resmi Jadi Sponsor Utama Tim F1 Haas Mulai Musim 2026

Toyota kembali memperkuat kehadirannya dalam peta motorsport global. Divisi balap Toyota Gazoo Racing (TGR) secara resmi akan menjadi sponsor utama Haas F1 Team mulai musim Formula 1 (F1) 2026. Langkah ini sekaligus menandai berakhirnya absennya nama Toyota dari ajang balap paling prestisius di dunia tersebut selama lebih dari satu dekade.

Mulai musim depan, tim asal Amerika Serikat itu akan tampil dengan nama baru TGR Haas F1 Team, menggantikan MoneyGram yang sebelumnya melekat sebagai sponsor utama. Kesepakatan ini bukan sekadar perubahan nama dan livery, melainkan kemitraan strategis jangka panjang yang mencakup pengembangan pembalap, teknisi, hingga infrastruktur teknis tim.

Baca liputan informatif lainnya di Mureks. mureks.co.id

Lebih dari Sekadar Sponsor Komersial

Team Principal Haas F1 Team, Ayao Komatsu, menyebut kerja sama dengan Toyota Gazoo Racing berkembang jauh melampaui ekspektasi awal. “Sejak awal kami bekerja sama, Toyota Gazoo Racing tidak datang hanya sebagai mitra komersial. Mereka terlibat secara aktif, mulai dari diskusi teknis, pengembangan sumber daya manusia, hingga bagaimana kami membangun fondasi tim untuk jangka panjang,” ujar Komatsu.

Ia menambahkan, dukungan Toyota memberi Haas perspektif baru dalam membangun tim yang kompetitif di tengah persaingan Formula 1 yang kian kompleks. “Kami melihat bagaimana filosofi kerja Toyota. Mulai dari detail, konsistensi, dan pengembangan berkelanjutan. Itu sangat sejalan dengan arah yang ingin kami tuju. Inilah alasan mengapa kami percaya kemitraan ini akan membawa perubahan nyata bagi Haas,” lanjutnya.

Kembali ke F1 Setelah 17 Tahun Absen

Bagi Toyota, langkah ini bukan pengulangan masa lalu. Setelah hengkang dari Formula 1 pada akhir 2009, pabrikan Jepang tersebut memilih jalur berbeda untuk kembali ke F1. Mereka tidak kembali sebagai tim pabrikan penuh, melainkan melalui kemitraan strategis.

Chairman Toyota Motor Corporation, Akio Toyoda, menegaskan bahwa kolaborasi dengan Haas adalah bagian dari visi jangka panjang Toyota Gazoo Racing. “Kami melihat bagaimana para pembalap, engineer, dan mekanik di Toyota Gazoo Racing tumbuh melalui kolaborasi ini. Mereka mulai percaya pada kemampuan mereka sendiri dan berani menantang batas,” kata Toyoda.

Menurut pantauan Mureks, Akio Toyoda juga menekankan bahwa motorsport adalah tempat belajar bagi Toyota. “Bagi Toyota, motorsport adalah tempat belajar. Formula 1 adalah panggung tertinggi, dan melalui Haas, kami ingin menciptakan lingkungan yang memungkinkan generasi baru berkembang dan bersaing di level dunia,” sambungnya.

Fokus pada Pengembangan SDM dan Teknologi

Kerja sama Toyota dan Haas sebenarnya telah dimulai sejak 2024 melalui kolaborasi teknis. Salah satu hasil konkretnya adalah program Testing of Previous Car (TPC), yang memberi kesempatan bagi pembalap muda binaan Toyota menjajal mobil Formula 1 generasi sebelumnya.

Nama-nama seperti Ryō Hirakawa, Ritomo Miyata, Sho Tsuboi, hingga Kamui Kobayashi telah terlibat dalam program tersebut, menjalani tes di sejumlah sirkuit Eropa. Selain itu, Toyota juga mendukung pengembangan fasilitas Haas, termasuk pembangunan simulator baru di markas Haas di Banbury, Inggris, yang dijadwalkan mulai beroperasi pada musim 2026.

Mesin Ferrari Tetap Jadi Andalan

Meski Toyota Gazoo Racing menjadi sponsor utama, Haas memastikan kerja sama teknis dengan Ferrari tetap berlanjut. Ferrari masih akan memasok mesin dan sejumlah komponen utama, seperti yang telah dilakukan sejak Haas debut di Formula 1 pada 2016.

Adapun livery resmi TGR Haas F1 Team dijadwalkan diperkenalkan secara daring pada 23 Januari 2026, sebelum mobil menjalani uji coba privat di Circuit de Barcelona-Catalunya pada akhir Januari.

Mureks