Libur awal tahun 2026 menjadi momentum bagi banyak keluarga untuk berlibur ke luar kota. Namun, bagi pemilik mobil listrik, perjalanan jauh kerap dihadapkan pada tantangan ketersediaan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU), terutama di daerah terpencil. Perilaku berkendara yang efisien menjadi kunci utama agar perjalanan tetap aman dan nyaman.
Pengguna mobil listrik pemula seringkali terbuai dengan torsi besar yang memungkinkan akselerasi cepat. Namun, kebiasaan berkendara agresif ini sangat tidak disarankan jika titik pengisian baterai jauh dari destinasi. Banyak yang memilih liburan tanpa menyadari minimnya infrastruktur pengisian daya di lokasi tujuan, sehingga penyesuaian gaya berkendara menjadi krusial.
Mureks menghadirkan beragam artikel informatif untuk pembaca. mureks.co.id
Maksimalkan Jarak Tempuh dengan Gaya Berkendara Efisien
Untuk memaksimalkan jarak tempuh dan menjaga daya baterai tetap hemat, pemilik mobil listrik dapat menerapkan beberapa kebiasaan sederhana:
- Gunakan Mode ECO: Saat melaju di jalan raya, aktifkan mode ECO untuk menjaga konsumsi tenaga lebih stabil dan efisien.
- Atur Suhu AC Moderat: Menjaga suhu pendingin udara (AC) pada tingkat moderat dapat mengurangi beban energi yang signifikan pada baterai.
- Manfaatkan Regenerative Braking: Fitur regenerative braking sangat efektif saat melalui jalur menurun atau kondisi lalu lintas padat. Fitur ini membantu mengisi ulang daya baterai saat pengereman atau deselerasi.
Ketiga kebiasaan ini sangat membantu menjaga daya baterai, terutama jika rute perjalanan cukup jauh dan SPKLU hanya tersedia di titik-titik tertentu.
Cahaya Fitri Tantriani, Marketing & Promotion Department Head Hyundai Gowa, menekankan pentingnya persiapan sebelum melakukan perjalanan liburan. “Jadi persiapan terbaik adalah lakukan pengecekan kondisi kendaraan, untuk mobil EV bisa mulai dari pengecekan baterai High Voltage, servis berkala, sampai konsultasi teknis sebelum berangkat liburan,” kata Cahaya Fitri Tantriani.
Menurut Mureks, kesiapan ini krusial mengingat potensi kepadatan lalu lintas selama musim liburan yang dapat mempercepat konsumsi daya. Meskipun banyak titik SPKLU yang mungkin tersedia di destinasi, menjaga daya baterai di atas 50 persen adalah langkah antisipasi terbaik. Hal ini menghindari terburu-buru mencari SPKLU dengan antrean panjang saat hendak kembali dari liburan.






