Otomotif

Dominasi Merek China di Indonesia: 16 Brand Bersaing, Namun Penjualan Masih Dikuasai Jepang

Jumlah merek mobil asal China di pasar otomotif Indonesia terus bertambah signifikan. Kendati demikian, dominasi penjualan masih dipegang erat oleh pabrikan Jepang, menunjukkan persaingan ketat di tengah gempuran produk baru.

Saat ini, tercatat ada 16 merek mobil China yang menjajakan produknya di Tanah Air. Angka ini bahkan melampaui jumlah merek mobil Jepang yang hanya berjumlah 12. Sisanya diisi oleh merek-merek dari Korea Selatan, Eropa, dan Amerika.

Artikel informatif lainnya dapat dibaca di Mureks mureks.co.id.

Daftar Merek Mobil China di Indonesia

  • BYD
  • Chery
  • Wuling
  • Denza
  • AION
  • Geely
  • Jaecoo
  • GWM
  • FAW
  • DFSK
  • Jetour
  • BAIC
  • Xpeng
  • Neta
  • Maxus
  • Seres

Dominasi Penjualan Mobil Jepang Masih Kokoh

Meskipun unggul dalam jumlah merek, data penjualan mobil secara retail periode Januari-November 2025 menunjukkan bahwa merek Jepang masih menjadi pilihan utama konsumen Indonesia. Dari 10 merek mobil terlaris, tujuh di antaranya merupakan merek Jepang, sementara merek China hanya diwakili oleh satu nama.

Toyota tetap kokoh di puncak daftar penjualan dengan mencatatkan 233.665 unit pada periode tersebut, menguasai pangsa pasar sebesar 31,6 persen.

Di posisi kedua, Daihatsu menyusul dengan penjualan retail 125.280 unit, meraih pangsa pasar 16,9 persen. Honda menempati posisi ketiga dengan 64.225 unit atau sekitar 8,7 persen. Mitsubishi Motors berada di urutan keempat dengan 62.428 unit, diikuti Suzuki di posisi kelima dengan 56.449 unit.

Barulah di posisi keenam muncul merek China, BYD. Sebagai pendatang baru, BYD berhasil menjual 39.289 unit sepanjang tahun 2025, mengamankan pangsa pasar 5,3 persen dari total penjualan mobil di Indonesia. Mureks mencatat bahwa BYD menjadi satu-satunya merek China di daftar 10 teratas yang bersaing langsung dengan produsen mobil bermesin konvensional.

Selain BYD, merek China lain yang cukup banyak diminati adalah Chery, yang menempati posisi ke-11 dengan penjualan 18.071 unit. Wuling berada tepat di bawahnya dengan catatan penjualan 17.506 unit atau 2,4 persen pangsa pasar. Sementara itu, merek-merek China lainnya masih mencatatkan penjualan di bawah 10 ribu unit dengan pangsa pasar yang relatif kecil.

Mureks