Otomotif

Mengungkap Fakta Sejarah: Vespa Corsa 125, Skutik Otomatis Pertama yang Mengaspal di Indonesia pada 1983

Anggapan umum bahwa Yamaha Nouvo atau Yamaha Mio adalah pionir skuter matik (skutik) di Indonesia ternyata keliru. Sejarah mencatat, jauh sebelum kedua model tersebut populer, sebuah ikon dari Italia telah lebih dulu mengaspal dan memperkenalkan transmisi otomatis kepada masyarakat Tanah Air.

Adalah Vespa Corsa 125, motor matik pertama yang secara resmi hadir di Indonesia pada tahun 1983. Kehadirannya menandai era baru dalam mobilitas roda dua, menawarkan kemudahan berkendara tanpa perlu repot dengan tuas kopling dan persneling manual yang saat itu mendominasi pasar.

Selengkapnya dapat dibaca melalui Mureks di laman mureks.co.id.

Vespa Corsa 125: Pelopor Skutik Otomatis di Indonesia

Sebelum kemunculan sistem transmisi otomatis, sebagian besar sepeda motor di Indonesia mengandalkan transmisi non-kopling atau kopling manual. Namun, menurut Mureks, PT Dan Motor Indonesia (DMI) mengambil langkah berani dengan memproduksi Vespa Corsa 125 pada tahun 1983, menjadikannya motor matik pertama yang tersedia secara komersial.

Pada awalnya, unit Corsa didatangkan secara built up langsung dari Italia. Namun, melihat tingginya permintaan pasar dan potensi besar di Indonesia, produksi skutik ini kemudian dialihkan ke dalam negeri mulai tahun 1994. Langkah ini menunjukkan komitmen DMI dalam memenuhi kebutuhan konsumen akan kendaraan yang praktis dan modern.

Desain Kompak dan Target Pasar Wanita

Vespa Corsa 125 dirancang dengan bentuk yang compact, menggunakan sasis mini yang mengingatkan pada Vespa PTS 100. Desain ini, ditambah dengan kemudahan transmisi otomatis, menjadikan Corsa sangat cocok untuk kaum hawa yang mencari kendaraan lincah dan mudah dikendarai di perkotaan.

Selain transmisi otomatis, Corsa juga telah dilengkapi dengan fitur starter elektrik, sebuah inovasi yang semakin menambah kenyamanan pengendara. Fitur ini memungkinkan motor dihidupkan dengan sekali tekan, menghilangkan kebutuhan untuk mengengkol secara manual.

Inovasi Transmisi dan Performa Mesin

Salah satu keunikan Vespa Corsa 125 terletak pada posisi rem belakangnya. Jika pada umumnya rem belakang berada di pijakan kaki, pada Corsa, rem ini dipindahkan ke tuas sebelah kiri, menggantikan posisi tuas kopling yang tidak lagi diperlukan. Ini adalah adaptasi cerdas untuk mengakomodasi sistem transmisi otomatisnya.

Meskipun bertransmisi otomatis, Vespa Corsa 125 memiliki fitur yang jarang ditemukan pada skutik modern, yaitu transmisi netral. Pengendara tidak bisa langsung memutar tuas gas dan melaju; mereka harus memindahkan transmisi dari posisi netral terlebih dahulu agar motor dapat bergerak. Fitur ini memberikan pengalaman berkendara yang berbeda dan unik.

Dari segi performa, Vespa Corsa 125 dibekali mesin 2-tak 1 silinder berkapasitas 121,2cc. Mesin ini mampu menghasilkan tenaga sebesar 6,87 dk dan memungkinkan Corsa melaju hingga kecepatan maksimal 90 kpj, cukup mumpuni untuk kebutuhan mobilitas harian pada masanya.

Mureks