Otomotif

Optimalisasi Pengereman Regeneratif Mobil Listrik dan Hybrid: Kunci Efisiensi dan Kenyamanan Berkendara

Sistem pengereman regeneratif menjadi salah satu keunggulan utama pada kendaraan listrik dan mobil hybrid. Teknologi ini memungkinkan pengisian ulang energi ke baterai, terutama saat mobil melaju di jalan menurun. Namun, bagaimana cara memaksimalkan fungsi ini tanpa mengorbankan kenyamanan berkendara?

Menyetel sistem pengereman regeneratif pada level tertinggi atau ‘Hard’ memang dapat mengoptimalkan penyerapan energi. Akan tetapi, menurut pantauan Mureks, pengaturan ini seringkali membuat pengalaman berkendara di jalan bebas hambatan, seperti jalan tol, menjadi kurang nyaman. Pengemudi harus terus menekan pedal gas agar efek deselerasi yang kuat tidak terlalu terasa.

Simak artikel informatif lainnya di Mureks. mureks.co.id

Beberapa produsen mobil listrik telah melengkapi kendaraannya dengan tombol khusus untuk mengatur tingkat pengereman regeneratif sesuai kondisi jalan. Fitur ini tentu sangat memudahkan pengemudi untuk mengubah level dengan cepat.

Bahkan, jika tombol khusus tidak tersedia, sebagian mobil menawarkan opsi untuk mengubah fungsi tombol di kemudi menjadi kontrol pengereman regeneratif. Ini memberikan fleksibilitas tambahan bagi pengemudi.

Apabila pilihan pengaturan melalui tombol kemudi juga tidak ada, pengemudi masih bisa menyesuaikan level pengereman regeneratif melalui menu di sistem infotainment saat berkendara. Namun, tim redaksi Mureks mengingatkan, melakukan penyesuaian ini sambil mengemudi memerlukan kewaspadaan ekstra. Fokus pengemudi harus tetap terjaga untuk memastikan keselamatan di jalan raya.

Untuk kondisi jalan biasa dan jalan bebas hambatan, disarankan untuk menyetel sistem pengereman regeneratif pada level ‘Low’ atau ‘Medium’. Pengaturan ini menjaga keseimbangan antara efisiensi dan kenyamanan.

Sebaliknya, saat melintasi jalan menurun dan meliuk-liuk di pegunungan, memanfaatkan level ‘Hard’ sangat dianjurkan. Pengaturan ini akan membantu memaksimalkan penyerapan energi dari deselerasi ke baterai, sehingga menambah daya jelajah kendaraan secara signifikan.

Dengan memahami dan menerapkan pengaturan yang tepat, pengemudi dapat meraih manfaat besar dari sistem pengereman regeneratif, baik dari segi efisiensi energi maupun kenyamanan berkendara.

Mureks