Tim SAR gabungan berhasil menemukan dan mengidentifikasi satu jenazah di bangkai kapal pinisi Putri Sakinah yang tenggelam di perairan Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT). Jenazah tersebut dipastikan adalah salah satu putra dari pelatih sepak bola wanita Valencia CF, Martin Carreras Fernando.
Menurut pantauan Mureks pada Rabu, 07 Januari 2026, proses identifikasi dilakukan oleh tim dokter forensik Polri. Korban adalah seorang bocah laki-laki berusia 10 tahun yang diketahui berinisial M.
Klik mureks.co.id untuk tahu artikel menarik lainnya!
Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gabungan Pengusaha Wisata Bahari dan Tirta Indonesia (Gahawisri) Labuan Bajo, Budi Widjaja, mengonfirmasi identitas korban pada Selasa (6/1/2026) malam. “Sudah diidentifikasi, anak kandung dari Fernando,” ujar Budi, yang juga merupakan pendamping keluarga korban di Labuan Bajo.
Sebelumnya, tim SAR mencari dua putra Fernando yang masing-masing berusia 9 dan 10 tahun. Sumber kepolisian menyebutkan bahwa korban yang ditemukan adalah yang berusia 10 tahun. Kondisi jenazah tidak memungkinkan identifikasi melalui sidik jari, sehingga keluarga mengenali korban dari bentuk giginya.
Jenazah M ditemukan bersama bangkai kapal Putri Sakinah yang terdampar di Pantai Pede, Pulau Komodo, dalam kawasan Taman Nasional Komodo, Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT. Lokasi penemuan ini berjarak sekitar 7,48 mil laut atau hampir 14 kilometer dari titik awal kapal tenggelam.
Penemuan pertama kali dilakukan oleh seorang nelayan setempat yang sedang memancing di sekitar lokasi kejadian. Saat ditemukan, jenazah korban dilaporkan dalam kondisi membengkak.






