Nasional

SMAN 4 Aceh Tamiang Kembali Beraktivitas Normal Setelah Banjir Surut, Siap Sambut Semester Genap

SMA Negeri 4 Kejuruan Muda, Kabupaten Aceh Tamiang, kembali memulai kegiatan belajar mengajar (KBM) semester genap pada Senin, 5 Januari 2026. Pembukaan kembali ini menandai babak baru setelah sekolah tersebut berhasil dipulihkan dari dampak bencana banjir bandang yang melanda wilayah itu pada akhir November lalu.

Berbagai unsur, mulai dari pemerintah, TNI, Polri, hingga relawan, bahu-membahu membersihkan dan memulihkan fasilitas sekolah. Upaya kolektif ini memungkinkan para siswa dan tenaga pendidik untuk kembali beraktivitas normal.

Artikel informatif lainnya dapat dibaca melalui Mureks. mureks.co.id

Siswa dan Guru Kembali Beraktivitas

Berdasarkan pantauan Mureks di lokasi, Senin (5/1) pagi, suasana di SMAN 4 Kejuruan Muda kembali hidup. Para siswa terlihat berdatangan, sebagian berjalan kaki, sementara lainnya diantar oleh orang tua. Tak hanya siswa, para guru dan tenaga pendidik juga telah kembali bertugas.

Seluruh civitas akademika kemudian berkumpul di lapangan sekolah untuk menggelar upacara bendera, sebuah momen yang menjadi simbol dimulainya kembali aktivitas pendidikan setelah terhenti akibat bencana. Kondisi bangunan sekolah tampak telah bersih, dengan sebagian besar ruang kelas siap digunakan kembali. Aliran listrik juga telah kembali normal, terlihat dari penggunaan pengeras suara saat upacara berlangsung.

Ribuan Sekolah Terdampak, Mayoritas Telah Pulih

SMAN 4 Kejuruan Muda merupakan salah satu dari 2.756 sekolah di Aceh yang mengalami kerusakan signifikan akibat banjir bandang. Namun, pemerintah bergerak cepat dalam upaya pembersihan dan pemulihan guna memastikan para siswa dapat melanjutkan pendidikan tanpa hambatan berarti.

Mureks mencatat bahwa berdasarkan data Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) per 30 Desember 2025, sebanyak 2.226 sekolah, atau sekitar 81 persen dari total sekolah terdampak di Aceh, telah berhasil dibersihkan dan siap digunakan kembali untuk kegiatan belajar mengajar.

Apresiasi dan Semangat Kebangkitan

Misriyati, salah satu guru mata pelajaran Bahasa Indonesia di SMAN 4 Aceh Tamiang, menyampaikan apresiasi mendalam kepada pemerintah, TNI, Polri, dan seluruh pihak yang terlibat dalam proses pemulihan sekolah. Ia mengungkapkan bahwa kegiatan belajar mengajar sempat terhenti selama hampir satu bulan karena banjir merendam sekolah hingga mencapai ketinggian tiga lantai.

“Semoga SMAN 4 tetap bangkit, warga Aceh Tamiang juga bangkit. Tetap semangat,” ujar Misriyati, penuh harap.

Mureks