Sebuah rentetan ledakan misterius mengguncang kota pesisir Higuerote, Venezuela, pada Sabtu (3/1), memicu kepanikan massal di kalangan warga. Tanah dilaporkan bergetar hebat dan langit di atas kota berubah menjadi merah, memaksa penduduk berhamburan keluar rumah.
Seorang warga Higuerote berusia 23 tahun menceritakan detik-detik mencekam saat ledakan pertama terjadi. Ia awalnya mengira suara keras tersebut adalah kembang api, sebelum menyadari bahwa situasinya jauh lebih serius.
Simak artikel informatif lainnya di Mureks. mureks.co.id
“Ledakan terjadi berulang kali hingga membuat tanah bergetar dan memicu kepanikan warga,” ujar saksi mata tersebut. Ia menambahkan, warga berlarian keluar rumah sambil berteriak ketakutan saat langit di atas kota berubah warna.
Menurut pantauan Mureks, insiden ini juga dilaporkan terjadi di Negara Bagian La Guaira, yang terletak di wilayah utara ibu kota Caracas, sebagaimana diberitakan oleh media lokal Efecto Cocuyo dan Tal Cual Digital.
Saksi mata dari Higuerote menjelaskan kronologi kejadian. Setelah ledakan pertama, situasi sempat hening selama sekitar 20 menit. Namun, ketenangan itu pecah ketika suara pesawat kembali terdengar, disusul oleh dua ledakan lainnya yang kembali membuat seluruh area bergetar.
“Ledakan-ledakan itu terlihat terarah, tetapi seolah-olah menghancurkan seluruh bandara,” katanya, seperti dikutip dari CNN pada Sabtu (3/1).
Hingga beberapa jam setelah kejadian, warga tersebut mengaku belum mendengar suara sirene dari ambulans, polisi, maupun pemadam kebakaran. Ledakan terakhir disebut terjadi sekitar 40 menit sebelum kesaksiannya disampaikan.
Kepanikan dan ketakutan masih menyelimuti warga Higuerote dan sekitarnya. Banyak di antara mereka yang membagikan rekaman video kejadian melalui media sosial dan aplikasi pesan singkat, menunjukkan dampak dan suasana mencekam pasca-ledakan.
Hingga Minggu, 04 Januari 2026, belum ada keterangan resmi dari otoritas Venezuela terkait sumber ledakan, dampak kerusakan, maupun potensi korban akibat peristiwa yang mengguncang wilayah tersebut.





