Internasional

Otoritas Swiss Bekukan Aset Nicolas Maduro dan Sekutunya, Cegah Arus Keluar Dana Ilegal Pasca Penangkapan AS

Bern – Otoritas Swiss secara resmi membekukan aset-aset milik Nicolas Maduro, Presiden Venezuela yang digulingkan, beserta para sekutunya. Langkah ini diambil menyusul penangkapan Maduro oleh pasukan Amerika Serikat (AS) dalam operasi militer di Caracas pada akhir pekan lalu, yang kemudian menahannya di New York.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Swiss, dalam keterangannya kepada Reuters pada Selasa (6/1/2026), mengonfirmasi bahwa perintah pembekuan aset ini memengaruhi 37 individu. Namun, identitas spesifik dan rincian nilai aset yang dibekukan tidak dapat diungkapkan oleh pihak Swiss.

Mureks menghadirkan beragam artikel informatif untuk pembaca. mureks.co.id

Pemerintah Swiss melalui pernyataan resminya menyatakan bahwa pembekuan aset ini berlaku efektif segera dan akan berlangsung selama empat tahun ke depan. Menurut Mureks, langkah ini merupakan upaya strategis untuk mencegah potensi arus keluar aset-aset ilegal, sekaligus menjadi pelengkap dari sanksi-sanksi yang telah diberlakukan terhadap Venezuela sejak tahun 2018.

“Dewan Federal ingin memastikan bahwa aset-aset yang diperoleh secara ilegal tidak dapat dipindahkan keluar dari Swiss dalam situasi saat ini,” tegas pemerintah Swiss dalam pernyataannya.

Pembekuan aset tersebut, sebut pemerintah Swiss, merupakan tindakan pencegahan dan diterapkan terhadap Maduro beserta sekutu-sekutunya sebagai orang asing yang memiliki pengaruh politik. Pemerintah Swiss juga menegaskan bahwa pembekuan aset ini tidak berdampak pada anggota pemerintahan Venezuela yang sedang menjabat saat ini. Selain itu, pemerintah Swiss menyatakan akan berupaya mengembalikan dana apa pun yang didapati diperoleh secara ilegal untuk kepentingan rakyat Venezuela.

Mureks mencatat bahwa pemerintah Swiss juga menyoroti situasi di Venezuela yang masih sangat tidak stabil, dengan potensi berbagai skenario dalam beberapa hari dan pekan mendatang. Swiss menyatakan akan terus memantau perkembangan dengan cermat, menyerukan de-eskalasi dan menahan diri dari semua pihak, serta menawarkan bantuan untuk mencapai solusi damai.

Mureks