Berita

Ratusan Korban Banjir Aceh Tamiang Akhirnya Tempati Hunian Sementara Danantara

Ratusan warga korban bencana banjir di Aceh Tamiang mulai menempati hunian sementara (huntara) yang dibangun oleh Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara. Proses penempatan ini berlangsung pada Jumat, 9 Januari 2026, setelah para penyintas hidup di tenda pengungsian selama lebih dari sebulan.

Kebahagiaan terpancar dari salah satu warga, Rika Jahara, yang mengungkapkan rasa syukurnya atas tempat tinggal baru ini. “Senang sekali saya, senang. Rasanya jangan dipindah lagi. Terima kasih pemerintah sudah dikasih tempat tinggal kami. Soalnya rumah kita tidak ada lagi. Terima kasih pemerintah,” ujar Rika, seperti dikutip dari keterangan Badan Komunikasi Kepresidenan.

Simak artikel informatif lainnya di Mureks melalui mureks.co.id.

Danantara telah menyerahkan 600 unit hunian sementara kepada pemerintah daerah setempat. Setiap unit huntara dirancang fungsional dengan satu pintu dan satu jendela untuk memastikan sirkulasi udara yang baik. Di dalamnya, fasilitas dasar seperti dua tempat tidur, lemari, kipas angin, hingga meja makan sudah tersedia.

Catatan Mureks menunjukkan, infrastruktur pendukung di kawasan hunian juga lengkap. Akses jalan antarblok dilapisi rumput buatan, dilengkapi pot tanaman penghijauan di setiap pintu. Selain itu, setiap unit dilengkapi meteran listrik mandiri dan akses Wi-Fi gratis, memastikan warga tetap terhubung dengan dunia luar.

Fasilitas kesehatan menjadi salah satu prioritas utama. Sebuah klinik kesehatan tersedia di kawasan hunian dan beroperasi 24 jam. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Tamiang, Dokter Mustakif, memastikan layanan berjalan optimal. “Di belakang kami, ini ada klinik kesehatan. Tiap hari dan tanpa ada hari libur, baik anak kecil, bayi, sampai dengan lansia, dengan yang penyintas ataupun yang beresiko, termasuk ibu hamil nanti,” jelas Dokter Mustakif.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto sempat meninjau langsung huntara Danantara ini. Dalam kunjungannya, Prabowo menyampaikan apresiasi. “Saya terima kasih sama Danantara yang telah melakukan pekerjaan yang saya lihat baik, ini membangun 600 hunian dalam waktu singkat itu suatu prestasi,” kata Prabowo, dikutip dari YouTube Sekretariat Presiden pada Kamis, 1 Januari 2026.

Presiden juga meminta Danantara untuk berkoordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan pemerintah daerah. Hal ini bertujuan agar tidak terjadi tumpang tindih terkait titik-titik pembangunan hunian di masa mendatang.

Mureks