Berita

Presiden Prabowo Subianto Kagumi Petani: Mereka Paling Merah Putih di Republik Ini

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan kekagumannya terhadap peran vital petani Indonesia dalam sejarah perjuangan kemerdekaan bangsa. Menurut Prabowo, para petani merupakan kelompok yang paling setia dan paling ‘merah putih’ di Republik Indonesia.

Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo dalam acara panen raya dan pengumuman swasembada pangan yang berlangsung di Karawang, Jawa Barat, pada Rabu, 7 Januari 2026. Ia menggarisbawahi bahwa pada masa awal kemerdekaan, ketika negara belum memiliki anggaran, petani adalah tulang punggung pembiayaan perjuangan.

Ikuti artikel informatif lainnya di Mureks. mureks.co.id

Peran Petani dalam Perang Kemerdekaan

“Tidak ada anggaran, belum ada Kementerian Keuangan, belum ada pajak, belum ada Bea-Cukai, siapa yang biayai pejuang-pejuang?” ujar Prabowo, menyoroti kondisi finansial negara saat itu.

Ia melanjutkan, “Yang mendukung perang kemerdekaan adalah rakyat Indonesia. Yang memberikan makan pada tentara pejuang para petani di Indonesia.” Mureks mencatat bahwa penekanan pada peran petani ini menjadi inti pidato Presiden.

Prabowo juga berbagi pengalaman pribadinya saat menjadi tentara pada tahun 1970-an. Ia mengenang bagaimana warga desa, yang sebagian besar adalah petani, dengan sukarela menyediakan makanan dan minuman bagi para prajurit yang sedang berlatih.

“Saya masuk tentara tahun 70, tapi saya merasakan setiap saya latihan di desa-desa Jawa Tengah dan Jawa Barat, rakyat keluar dari rumah, rumah sederhana, gedek, yang lantainya masih tanah. Mereka keluar dari rumah, memberi minuman teh, pisang, singkong kepada kami,” kenang Prabowo.

Kekaguman Prabowo semakin mendalam mengingat para petani harus bersusah payah mengambil air dan kayu dari lokasi yang jauh demi menyuguhkan hidangan tersebut. Pengalaman ini memperkuat keyakinannya akan kesetiaan para petani.

Petani dan Nelayan Kurang Dihormati

“Para petanilah yang paling setia. Yang paling loyal dan yang paling merah putih di Republik Indonesia ini,” tegas Prabowo.

Meski demikian, Prabowo menyayangkan bahwa jasa besar petani dan nelayan selama ini kurang mendapatkan penghargaan yang layak. Ia merasa prihatin melihat kondisi tersebut.

“Saya tidak habis pikir, puluhan tahun para petani kita, para nelayan kita kurang dihormati, kurang dibela, kurang dilindungi,” ungkapnya, menyerukan perhatian lebih terhadap kesejahteraan mereka.

Mureks