Polres Metro Depok bersama jajaran Polsek Cimanggis berhasil membekuk S (43), pelaku penusukan yang menewaskan seorang pria berinisial DS (42) di Cilangkap, Tapos, Kota Depok. Tersangka S kini hanya bisa tertunduk lesu setelah ditangkap, mengenakan baju tahanan kepolisian.
Dalam konferensi pers yang digelar di kantor Polsek Cimanggis pada Jumat, 9 Januari 2026, S dihadirkan dengan kondisi tangan terborgol. Kepalanya terus menunduk saat digiring dari ruang tahanan menuju lokasi konferensi pers. Wajahnya tertutup masker putih, dan ia terlihat hanya mengenakan celana pendek serta sandal.
Artikel informatif lainnya dapat dibaca melalui Mureks. mureks.co.id
Kronologi Penusukan Saat Korban Tertidur
Penangkapan S dilakukan oleh Satreskrim Polres Metro Depok dan Polsek Cimanggis kurang dari 24 jam setelah insiden tragis tersebut. S menghabisi nyawa DS dengan menusukkan pisau saat korban sedang beristirahat di rumahnya.
Menurut catatan Mureks, peristiwa berdarah itu terjadi sekitar pukul 18.30 WIB. Saat itu, korban DS tengah beristirahat di ruang tamu rumahnya. Pelaku S kemudian datang dan langsung masuk ke dalam rumah.
Kapolsek Cimanggis Kompol Jupriono menjelaskan kronologi kejadian. “Pelapor sedang berada di rumahnya sedang beristirahat, kemudian Terlapor datang mencari korban yang sedang tertidur di ruang tamu rumahnya dengan berkata ‘Menyeng mana Menyeng’,” ujar Kompol Jupriono kepada wartawan pada Kamis, 8 Januari.
Setelah menemukan korban tertidur, pelaku tanpa ragu langsung menusukkan pisau ke bagian punggung korban. “(Pelaku) langsung menusukkan (pisau) ke tubuh korban di bagian belakang atau punggung korban. Setelah itu, pelaku mengatakan ‘Lu nggak tahu kalau gua orang Lampung?’,” tambah Jupriono.
Usai melakukan penusukan, pelaku S segera meninggalkan lokasi kejadian. Korban DS sempat dilarikan ke Rumah Sakit Asa Cilangkap untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun, nyawanya tidak tertolong.
“Korban saat sampai di RS Asa Cilangkap sudah dalam keadaan meninggal dunia. Hasil pemeriksaan rekam jantung dari RS Asa Cilangkap korban sudah dinyatakan meninggal dunia,” pungkas Kompol Jupriono.






