PT PLN (Persero) terus mempercepat penyediaan infrastruktur kelistrikan untuk Rumah Hunian Danantara (Huntara) di Aceh Tamiang. Langkah ini merupakan bagian dari dukungan terhadap pembangunan ribuan unit Huntara yang tersebar di tiga provinsi terdampak bencana.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto mengapresiasi progres pembangunan Huntara beserta infrastruktur pendukung yang dikebut. Ia menilai sinergi lintas kementerian, Danantara Indonesia, dan Pemerintah Daerah (Pemda) mampu menghasilkan kemajuan signifikan dalam waktu singkat. “Danantara Indonesia membuktikan bahwa kita bisa membangun 600 hunian, semua pihak telah bekerja dengan gemilang, dengan cepat,” ujar Presiden Prabowo.
Mureks menghadirkan beragam artikel informatif untuk pembaca. mureks.co.id
Chief Executive Officer (CEO) Danantara Indonesia, Rosan Roeslani, menyampaikan target ambisius pembangunan Huntara. Dalam kurun waktu tiga bulan ke depan, pembangunan Huntara secara nasional ditargetkan mencapai 15.000 unit yang tersebar di tiga provinsi terdampak bencana, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Rosan menekankan komitmen kuat seluruh pihak dalam merealisasikan target tersebut. “Target pembangunan Rumah Hunian Danantara di Aceh Tamiang ditetapkan secara jelas sejak awal, dan capaian hingga 1 Januari 2026 menunjukkan komitmen kuat seluruh pihak untuk menepatinya. BUMN bergerak cepat, bekerja di lapangan dalam kondisi yang tidak mudah, untuk memastikan masyarakat segera mendapatkan hunian yang layak,” jelasnya.
Lebih lanjut, Rosan juga menegaskan bahwa pembangunan Huntara bagi warga terdampak bencana bukan sekadar solusi jangka pendek. Ia menyebutnya sebagai tahapan pemulihan yang lebih besar di berbagai sektor. “Huntara ini menjadi jembatan penting menuju fase hunian permanen dan pemulihan ekonomi masyarakat. Karena itu, kualitas dan keberlanjutan tetap menjadi perhatian utama,” tambahnya.
Pembangunan Huntara dirancang sesuai standar kelayakan hunian darurat, tidak hanya fokus pada konstruksi bangunan, melainkan juga kebutuhan dasar. Ketersediaan listrik menjadi prioritas Pemerintah melalui Danantara Indonesia, selain akses air bersih, sanitasi memadai, serta dukungan layanan kesehatan di lokasi. Mureks mencatat bahwa aspek kelistrikan menjadi salah satu elemen krusial dalam pemulihan ini.
Menindaklanjuti hal tersebut, Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menegaskan kesiapan penuh PLN dalam mendukung pembangunan Huntara melalui penyediaan listrik yang aman dan andal untuk seluruh unit hunian. “PLN siap melaksanakan arahan Pemerintah melalui Danantara Indonesia untuk memastikan kesiapan infrastruktur kelistrikan Huntara. Setiap unit hunian yang telah selesai dibangun, kami pastikan listriknya juga sudah tersedia dan dapat langsung menyala, sehingga masyarakat bisa segera menempati tempat tinggalnya dengan aman dan nyaman,” kata Darmawan.
Saat ini, PLN telah menyiapkan infrastruktur kelistrikan di kawasan Huntara Aceh Tamiang, termasuk pembangunan trafo, jaringan listrik, dan pemasangan kWh meter di seluruh hunian yang telah terbangun. Jaringan listrik di lokasi tersebut telah tersambung sepenuhnya dan cukup untuk melayani kebutuhan listrik hunian maupun fasilitas umum.






