Tren

Otoritas China Desak Nestlé Tarik Susu Formula Terkontaminasi Racun di Pasar Terbesar Dunia

Otoritas China mendesak Nestlé SA untuk segera menarik kembali (recall) produk susu formula bayi di China daratan. Desakan ini muncul menyusul kekhawatiran potensi kontaminasi racun yang dapat membahayakan konsumen.

Administrasi Negara untuk Regulasi Pasar China pada Kamis (8/1/2026) menyatakan bahwa Nestlé memiliki tanggung jawab perusahaan yang krusial untuk melindungi hak dan kepentingan konsumen di China. Negara Tirai Bambu ini merupakan pasar susu formula terbesar di dunia, menjadikan isu keamanan produk sangat sensitif.

Baca liputan informatif lainnya di Mureks. mureks.co.id

Desakan dari China ini menyusul keputusan grup makanan asal Swiss tersebut pada Rabu (7/1/2026) yang memperluas penarikan sejumlah produk susu formula bayi. Penarikan yang semula hanya di Eropa kini mencakup wilayah Asia dan Amerika.

Perluasan penarikan ini dipicu oleh kekhawatiran produk tersebut mungkin terkontaminasi cereulide, sebuah racun yang berpotensi menyebabkan penyakit bawaan makanan, termasuk muntah-muntah. Cereulide terdeteksi pada salah satu bahan baku dari pemasok minyak yang digunakan dalam produksi.

Penarikan sukarela ini melibatkan beberapa batch produk nutrisi bayi, termasuk merek BEBA dan Alfamino. Hingga saat ini, menurut pantauan Mureks, perusahaan belum menerima laporan mengenai adanya kasus penyakit yang terkait dengan produk yang ditarik tersebut, sebagaimana disampaikan di situs web resmi Nestlé.

Mureks