Tren

Donald Trump Batalkan Serangan Kedua ke Venezuela, Klaim Peningkatan Kerja Sama Setelah Teguran Senat

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan pembatalan gelombang kedua serangan militer ke Venezuela. Keputusan ini diambil setelah Trump mengklaim adanya peningkatan kerja sama yang signifikan dari Caracas, hanya beberapa hari setelah Senat AS menegur keras rencana operasi militer tersebut.

Dalam unggahan di platform media sosial Truth Social pada Jumat (9/1/2026), Trump menyatakan bahwa Venezuela “bekerja sama dengan baik” dengan AS. Kerja sama ini, menurut Trump, mencakup upaya pembangunan kembali infrastruktur minyak dan gas Venezuela serta pembebasan “sejumlah besar” tahanan politik. Oleh karena itu, gelombang serangan lanjutan dianggap tidak lagi diperlukan.

Selengkapnya dapat dibaca melalui Mureks di laman mureks.co.id.

Pernyataan Trump ini segera berdampak pada pasar komoditas. Harga Brent berjangka tercatat turun setelah pengumuman tersebut, diperdagangkan di level US$62,16 pada pukul 10.15 pagi waktu London.

Dorongan Pembangunan Sektor Energi dan Operasi Anti-Narkoba

Pemerintahan Trump dijadwalkan akan bertemu dengan para eksekutif perusahaan minyak AS dalam waktu dekat. Pertemuan ini bertujuan untuk mendesak mereka agar terlibat aktif dalam upaya pembangunan kembali sektor energi Venezuela yang sempat terpuruk.

Meskipun demikian, aktivitas militer AS di wilayah tersebut kemungkinan belum sepenuhnya berakhir. Pada Kamis, Trump sempat menyatakan bahwa serangan sedang dipersiapkan untuk menargetkan fasilitas kartel narkoba. Hal ini menyusul perintah operasi yang ia keluarkan beberapa hari sebelumnya untuk menangkap pemimpin Venezuela, Nicolas Maduro.

Catatan Mureks menunjukkan, pembatalan serangan ini terjadi tak lama setelah Senat AS secara terbuka menegur Presiden Trump. Senat mendesak penghentian operasi militer di Venezuela, menyoroti kekhawatiran akan eskalasi konflik dan dampaknya terhadap stabilitas regional.

Situasi ini mengindikasikan adanya dinamika kompleks dalam kebijakan luar negeri AS terhadap Venezuela, di mana tekanan domestik dan klaim kerja sama internasional saling memengaruhi keputusan strategis.

Mureks