Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait menegaskan komitmen pemerintah untuk segera membangun hunian tetap dan hunian sementara bagi masyarakat yang terdampak bencana alam di berbagai wilayah Indonesia. Program ini mencakup daerah-daerah seperti Aceh, Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Sulawesi Utara.
Pernyataan tersebut disampaikan Maruarar dalam acara Ibadah Syukur Awal Tahun Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) di Jakarta, Jumat (9/1). Ia menekankan bahwa tim Kementerian PKP telah ditugaskan untuk menyalurkan bantuan.
Pembaca dapat menelusuri artikel informatif lainnya di Mureks. mureks.co.id
“Kami baru menugaskan tim untuk menyalurkan bantuan ke berbagai daerah, termasuk ke Sulawesi Utara, agar para korban bencana segera mendapatkan tempat tinggal yang layak,” ujar Menteri Maruarar.
Menurut Maruarar, inisiatif pembangunan hunian ini merupakan implementasi nyata dari pesan Presiden Prabowo Subianto. Presiden Prabowo, kata Maruarar, menginginkan agar negara selalu hadir di tengah rakyat, terutama bagi mereka yang kehilangan tempat tinggal akibat musibah.
“Presiden berpesan agar setiap langkah kita berdampak bagi rakyat. Karena itu, kami terus bergerak, memastikan pembangunan hunian dilakukan dengan cepat, tepat sasaran, dan transparan,” tegasnya.
Dalam catatan Mureks, Menteri Maruarar juga mengungkapkan rencana kunjungan kerja ke Aceh pada Sabtu, 10 Januari 2026. Kunjungan ini akan melibatkan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, beberapa menteri lain, serta perwakilan dari DPR.
“Sabtu 10 Januari 2026 saya ke Aceh bersama Pak Mendagri (Tito Karnavian) dan beberapa Menteri, bersama juga teman-teman dari DPR. Mohon doanya semoga kita bisa segera jalan,” ungkap Maruarar, meminta dukungan doa.
Persiapan pembangunan hunian tetap, lanjut Maruarar, telah matang. Lokasi-lokasi terdampak telah didata secara intensif selama tiga minggu terakhir. Koordinasi lintas kementerian dan BUMN juga telah dilakukan.
“Pemerintah dalam menyiapkan hunian tetap kita sudah siap, dengan tahapan lokasi yang sudah didata selama 3 minggu terakhir,” jelasnya.
Ia menambahkan, “Persiapannya juga kita 2 hari lalu dengan Pak Seskab (Teddy Indra Wijaya) rapat dengan Menteri PU (Dody Hanggodo) dan juga pak Dony (Kepala BP BUMN, Dony Oskaria) dari BUMN dengan BUMN-BUMN untuk bisa menyiapkan nanti hunian tetap bagi rakyat kita yang di Aceh, di Sumatera Barat, dan Sumatera Utara.”
Maruarar menutup pernyataannya dengan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung upaya pemerintah dalam memperkuat ketahanan sosial di wilayah bencana. Apresiasi juga disampaikan kepada jajaran TNI dan Polri atas dukungan pengamanan kegiatan sosial dan keagamaan.
“Dengan semangat gotong royong, kita pastikan setiap warga terdampak bencana mendapatkan hunian yang layak dan bermartabat,” pungkas Menteri Maruarar.





