Keuangan

Mentan Amran Sulaiman Ungkap Vertigo dan Asam Lambung Akibat Tekanan Target Swasembada Beras 2025

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengungkapkan bahwa upaya keras mengejar target swasembada beras nasional pada tahun 2025 telah berdampak serius pada kondisi kesehatannya. Amran mengaku sempat mengalami vertigo dan asam lambung akibat tekanan kerja yang sangat tinggi.

Pengakuan tersebut disampaikan Amran saat acara laporan capaian swasembada pangan yang turut dihadiri oleh Presiden Prabowo Subianto dan sejumlah pejabat tinggi negara. Acara ini berlangsung di Kelurahan Cilebar, Karawang Timur, Jawa Barat, pada Rabu (7/1/2026).

Ikuti artikel informatif lainnya di Mureks. mureks.co.id

Target Swasembada Dipercepat Drastis

Dalam kesempatan itu, Amran menceritakan bagaimana target swasembada pangan yang dicanangkan Presiden Prabowo terus mengalami percepatan. Awalnya, target tersebut ditetapkan dalam kurun waktu empat hingga lima tahun. Namun, target kemudian dipangkas menjadi tiga tahun, dan terakhir dipercepat lagi menjadi hanya satu tahun.

“Di saat menjadi satu tahun alhamdulillah kami vertigo, kami asam lambung. Hari ini sudah mulai sembuh recovery kembali,” ujar Amran, Rabu (7/1/2026), seperti yang dicatat Mureks.

Koordinasi Lintas Kementerian Hingga Dini Hari

Amran juga menyampaikan permohonan maaf kepada jajaran menteri lain karena sering menghubungi mereka pada dini hari. Komunikasi intens ini dilakukan demi memastikan koordinasi lintas kementerian dapat berjalan dengan cepat dan efektif.

Ia mengaku kerap menelepon rekan menteri sekitar pukul 03.00 WIB. Bahkan, beberapa kali rapat koordinasi digelar pada waktu subuh.

“Kami biasa teleponan jam 3 subuh dan rapat jam 5 bahkan jam 6 bersama beliau,” tutur Amran.

Menurut Amran, capaian swasembada beras ini tidak terlepas dari dukungan para menteri lain. Koordinasi dilakukan bersama Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Kelautan dan Perikanan Wahyu Sakti Trenggono, serta jajaran kementerian terkait lainnya.

Indonesia Resmi Swasembada Beras 2025

Amran menyampaikan bahwa Indonesia berhasil mencapai swasembada beras pada tahun 2025. Produksi beras nasional tercatat mencapai 34,71 juta ton, angka yang disebut sebagai yang tertinggi sepanjang sejarah. Selain itu, stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) di gudang Perum Bulog pada awal tahun juga mencapai 3,2 juta ton.

“Tidak mungkin berhasil karena kami sendiri. Tidak mungkin. Ini kami adalah bagian kecil dari republik ini,” ujar Amran, merendah atas capaian tersebut.

Pada acara yang sama, Presiden Prabowo Subianto secara resmi mengumumkan bahwa Indonesia telah mencapai swasembada beras pada tahun 2025. Pernyataan tersebut disampaikan secara simbolis dengan memukul alu.

“Saya Prabowo Subianto presiden Republik Indonesia dengan ini mengumumkan telah tercapainya swasembada pangan tahun 2025 bagi seluruh bangsa Indonesia,” tegas Prabowo.

Mureks