Tren

Memulai Hobi Fotografi di Tahun 2026? Ini 5 Rekomendasi Kamera Pemula Terbaik Pilihan Ahli

Jumat, 02 Januari 2026 – Pergantian tahun seringkali menjadi momen refleksi dan penetapan resolusi baru. Banyak di antara kita yang mungkin berencana untuk memulai hobi baru, salah satunya adalah fotografi. Hobi ini tidak hanya melibatkan pembelajaran keterampilan teknis, tetapi juga mendorong kita untuk menjelajahi alam dan mengabadikan momen-momen berharga.

Nikita Achanta, seorang penulis ulasan senior sekaligus fotografer di Tom’s Guide, sangat merekomendasikan fotografi sebagai hobi yang memuaskan. Berbekal pengalaman panjangnya dalam menguji berbagai kamera terbaik, Achanta membagikan lima rekomendasi kamera yang ideal bagi para pemula yang ingin terjun ke dunia fotografi di tahun 2026.

Baca liputan informatif lainnya di Mureks. mureks.co.id

Pilihan Ekonomis: Canon EOS R100

Bagi Anda yang mencari kamera serbaguna dengan anggaran terbatas, Canon EOS R100 menjadi pilihan utama. Kamera mirrorless ini sangat cocok untuk berbagai kebutuhan, mulai dari potret hewan peliharaan, foto keluarga, hingga lanskap, tanpa perlu menguras dompet.

Dengan sensor 24,1MP, EOS R100 mampu menghasilkan foto berkualitas tinggi yang sempurna untuk dibagikan di media sosial. Keunggulan lain bagi pemula adalah skema kontrol yang sederhana dan desainnya yang ringkas serta ringan. Menurut Mureks, kamera ini merupakan langkah maju yang signifikan dari fotografi smartphone.

Fitur ‘Display Level’ pada menu menawarkan opsi tampilan Guided Menu, panduan Mode Interaktif, dan panduan Fitur pop-up. Semua ini dirancang untuk membantu pengguna memahami fungsi kamera dan berbagai mode pemotretan, secara efektif mengajarkan dasar-dasar fotografi.

Canon EOS R100 juga merupakan kamera dengan lensa yang dapat diganti (ILC), kompatibel dengan lensa RF-S (APS-C) dan RF (full frame) Canon. Fleksibilitas ini memungkinkan pengguna untuk bereksperimen dengan panjang fokus dan bukaan yang berbeda, serta berinvestasi pada lensa yang lebih canggih di kemudian hari. Kamera ini juga mampu merekam video 4K/25fps, menjadikannya pilihan serbaguna yang ramah pemula.

Untuk Kebutuhan Videografi: Fujifilm X-M5

Jika fokus utama Anda adalah videografi tanpa harus mengeluarkan biaya besar, Fujifilm X-M5 adalah rekomendasi yang patut dipertimbangkan. Kamera ini menawarkan fleksibilitas lensa yang dapat diganti, mirip dengan Canon EOS R100.

X-M5 sangat cocok untuk video dan vlogging berkat kemampuannya merekam rekaman 6.2K/30fps. Resolusi tinggi ini memberikan ruang lebih untuk memotong ke 4K sambil tetap mempertahankan kualitas gambar yang tajam. Kamera ini merekam video 10-bit, yang berarti mampu menangkap spektrum warna yang luas dengan total 1,07 miliar corak individual. Ilmu warna Fuji yang memukau memastikan hasil yang optimal.

Selain kemampuan video yang kuat, X-M5 juga dapat mengambil foto 26,1MP yang detail dan penuh warna. Sistem autofokusnya bekerja dengan baik untuk video maupun foto, dengan kemampuan mengunci fokus pada hewan dan manusia dengan cepat. Tim redaksi Mureks mencatat bahwa ukuran ringkas X-M5 menjadikannya teman perjalanan yang ideal.

Fitur menarik lainnya adalah dial simulasi film khusus. Simulasi film ini berfungsi sebagai filter yang dapat diterapkan pada video dan foto, membantu menghasilkan rekaman yang siap pakai tanpa perlu pascaproduksi, sebuah keuntungan besar bagi para pemula. Untuk audio, X-M5 dilengkapi dengan filter angin dan tiga mikrofon internal terarah, memungkinkan perekaman suara surround, prioritas depan atau belakang, atau prioritas depan dan belakang, menangkap suara lingkungan dan suara manusia dengan baik tanpa perlu mikrofon eksternal.

Vlogging dengan Anggaran Terbatas: Sony ZV-1F

Meningkatkan kualitas konten vlogging tidak selalu membutuhkan biaya ribuan dolar. Bagi Anda yang berencana memulai karir vlogging di tahun 2026, Sony ZV-1F adalah pilihan terbaik untuk kamera vlogging murah.

Kamera vlogging Sony yang ramah pemula ini sangat ringkas, portabel, dan mudah digunakan. Dengan sensor 20,1MP, kamera ini menghasilkan foto yang bagus dan dilengkapi beberapa profil warna/filter untuk bereksperimen. ZV-1F merekam rekaman 4K/30fps yang luar biasa dan dapat merekam dalam S-Log 3 untuk menangkap rentang dinamis yang lebih luas, memberikan kebebasan lebih dalam pascaproduksi.

Kekuatan utama ZV-1F terletak pada fitur-fitur khusus vlogging-nya. Salah satunya adalah Product Showcase, di mana kamera secara otomatis fokus pada subjek yang dekat dengan kamera dan mengaburkan latar belakang. Fitur ini sangat berguna untuk ulasan produk, menempatkan objek pilihan Anda di bagian depan dan tengah. Fitur vlogging lainnya termasuk mikrofon tiga kapsul internal dengan pelindung angin untuk audio yang jernih, dan Background Defocus untuk transisi cepat.

Untuk Fotografi Satwa Liar: Nikon Coolpix P1100

Fotografi satwa liar seringkali dianggap sebagai hobi yang mahal, terutama karena kebutuhan akan kamera berkecepatan tinggi dan lensa telefoto super. Namun, Nikon Coolpix P1100 membuktikan bahwa hobi ini tidak harus mahal.

Kamera bridge ini memiliki zoom 125x dengan rentang fokus optik efektif 24-3000mm (dan 6000mm dengan zoom digital 4x). Meskipun bodinya besar seperti DSLR dan ISO maksimalnya 6400 (yang berarti kinerja cahaya rendah kurang optimal), kamera ini tetap fantastis untuk mengamati burung dan bahkan fotografi bulan.

Daya tarik terbesar Coolpix P1100 adalah kemampuan zoom-nya yang sangat jauh, memungkinkan Anda mendekat ke hewan tanpa mengganggu ketenangan mereka. Sensor 16MP yang sederhana menangkap banyak detail dengan reproduksi warna yang sangat baik. Ada mode Bird Watching khusus yang mengaktifkan drive kontinu 7fps, memungkinkan Anda menekan tombol rana dan kamera akan mengambil tujuh bingkai, sangat berguna untuk menangkap burung atau hewan yang sedang bergerak.

Coolpix P1100 juga nyaman digenggam berkat pegangan ergonomisnya yang tebal dan kontrol yang ditempatkan dengan baik. Pengoperasiannya sangat mudah, sehingga pemula tidak akan kesulitan menguasai tombol dan dial kamera. Jika Anda tidak ingin menghabiskan ribuan dolar untuk kamera mirrorless dan lensa telefoto untuk fotografi satwa liar, Coolpix P1100 adalah pilihan yang tepat.

Untuk Fotografi Udara: DJI Neo 2

Fotografi tidak harus terbatas di darat. Jika Anda tertarik pada fotografi udara, berinvestasi pada salah satu drone terbaik adalah pilihan yang tepat, dan banyak di antaranya tidak berharga ribuan dolar. Untuk pilot pemula, DJI Neo 2 adalah pilihan ideal.

Neo 2 sangat mudah diterbangkan, baik melalui smartphone, pengontrol, atau bahkan tanpa tangan melalui tombol di bodinya dan Kontrol Gerakan. Drone ini juga dilengkapi dengan teknologi pencitraan yang kuat. Untuk foto, Anda mendapatkan sensor 12MP yang menangkap bidikan detail, terutama dalam kondisi cerah. Untuk video, Anda mendapatkan rekaman 4K/60fps yang halus dan stabil.

Namun, yang membuat Neo 2 menjadi mini drone yang luar biasa adalah fitur penghindaran rintangan omnidirectional-nya. Ini berarti drone dapat mengerem di depan atau melewati rintangan, sebuah fitur keselamatan yang sangat berharga bagi semua pilot. Mureks mencatat bahwa Neo 2 juga merupakan drone selfie yang hebat.

Drone ini dilengkapi dengan serangkaian mode Penerbangan Cerdas QuickShot, di mana drone mengambil foto atau video sebelum kembali ke posisi lepas landas. Mode-mode ini termasuk Follow, Circle, Rocket, SelfieShot, dan lainnya, yang sangat bagus untuk pengambilan gambar tanpa tangan, baik sendirian maupun bersama orang lain. Jika Anda menginginkan drone yang mudah diterbangkan, cocok untuk pemula, memungkinkan Anda menangkap rekaman udara yang menakjubkan melalui kontrol manual, dan dibuat dengan sangat baik, Neo 2 harus menjadi pilihan utama Anda.

Mureks