Apakah Anda memiliki robot vacuum namun merasa hasilnya kurang memuaskan? Jangan khawatir, mungkin Anda hanya perlu memahami cara kerjanya lebih dalam. Seringkali, panduan pengguna tidak selalu memudahkan untuk menemukan informasi yang Anda butuhkan secara cepat.
Dalam panduan ini, tim redaksi Mureks akan membagikan beberapa penyesuaian berguna yang akan membantu membuat pembersih robot Anda lebih efektif. Baik Anda berurusan dengan bulu hewan peliharaan, berbagai jenis lantai, atau area yang sering terlewat, penyesuaian sederhana ini akan membantu robot vacuum Anda menjadi asisten rumah tangga yang andal seperti yang Anda harapkan saat membelinya. Yang terbaik dari semuanya, pengaturan ini hanya membutuhkan beberapa menit. Mari kita mulai.
Temukan artikel informatif lainnya melalui Mureks. mureks.co.id
1. Pemetaan Ruangan yang Akurat
Meskipun pembersih robot membuat peta awal secara otomatis, menyempurnakan peta tersebut di aplikasi dapat membuatnya bekerja jauh lebih efektif. Periksa peta untuk melihat apakah ada ruangan atau area yang tergabung atau terpisah secara tidak benar, dan identifikasi permukaan lantai unik setiap ruang. Tugas ini mungkin tampak merepotkan, tetapi akan menghemat waktu Anda untuk mengulang pembersihan atau bahkan menutupi area yang terlelewat sendiri.
Apakah ada area yang membutuhkan perhatian lebih rutin? Menetapkan zona khusus di dalam ruangan, seperti di sekitar kotak kotoran hewan, dapat membantu Anda mengatur pembersihan rutin yang lebih sering untuk area tersebut saat Anda tidak perlu membersihkan seluruh rumah.
2. Jadwalkan Dua Kali Pembersihan
Pertama kali Anda menggunakan pembersih robot, Anda mungkin memperhatikan beberapa area yang terlewat — gumpalan debu di sudut atau kotoran yang tertinggal di area dengan lalu lintas tinggi. Cara mudah untuk menghindari hal itu adalah dengan mengatur aplikasi untuk melakukan dua kali pembersihan alih-alih satu kali.
Terkadang sikat akan mengirimkan rambut atau serat yang salah arah pada putaran pertama, atau vacuum mungkin mendekati suatu area dari sudut yang tidak mengambil semuanya. Pembersihan kedua mengatasi masalah ini dari arah yang berbeda, membantu memastikan pekerjaan yang lebih menyeluruh dan memuaskan. Ya, ini membutuhkan waktu sedikit lebih lama, tetapi hasil yang lebih baik sepadan dengan waktu ekstra tersebut.
3. Sesuaikan Pengaturan Air dan Daya Isap per Area
Terkadang Anda ingin pembersih Anda mengambil akumulasi debu harian, dan di lain waktu Anda ingin mengatasi bulu hewan peliharaan yang menempel di karpet atau tumpahan besar di dapur. Sebagian besar robot vacuum memungkinkan Anda menyesuaikan daya isap dan aliran air untuk tugas pembersihan yang berbeda.
Tingkatkan daya isap hingga maksimum saat menangani bulu hewan peliharaan yang membandel di karpet, dan tingkatkan aliran air untuk mengatasi residu lengket atau tumpahan cairan, dan Anda akan melihat hasil yang jauh lebih baik. Menurut Mureks, meluangkan waktu sejenak untuk menyesuaikan pengaturan dengan tugas membuat robot vacuum Anda bekerja lebih cerdas, bukan hanya lebih keras.
4. Perawatan Rutin untuk Kinerja Optimal
Ketika tempat sampah pembersih penuh, daya isapnya berkurang, dan ketika filter tersumbat, aliran udaranya menurun. Idealnya, Anda disarankan untuk mengosongkan tempat sampah setelah setiap penggunaan, membersihkan filternya, dan menghilangkan rambut atau benang yang tersangkut di sikat.
Untuk menjaga navigasinya bekerja dengan baik dan unit mengisi daya secara efektif, pastikan Anda menyeka sensor dan kontak di bagian bawah. Cobalah keempat penyesuaian ini, dan Anda akan merasa jauh lebih puas dengan kinerja robot vacuum cleaner Anda. Saatnya bersantai, dan biarkan ia melakukan pekerjaannya!






