Nasional

Maduro Bantah Tuduhan Narkoterorisme: “Saya Tidak Bersalah” di Pengadilan New York

Presiden Venezuela Nicolas Maduro menyatakan tidak bersalah atas tuduhan narkoterorisme dalam sidang di pengadilan federal New York, Amerika Serikat, pada Senin (5/1). Maduro hadir di Gedung Pengadilan Daniel Patrick Manhattan untuk menghadapi dakwaan yang telah diperbarui.

Dalam persidangan, Maduro menegaskan bahwa dirinya telah “diculik” dari Venezuela. “Saya tidak bersalah, saya tidak bersalah,” ujarnya, seperti dilaporkan media AS dan dikutip AFP pada Selasa (6/1). Ia juga menambahkan, “Saya masih presiden negara saya.”

Baca liputan informatif lainnya di Mureks. mureks.co.id

Istri Maduro, Cilia Flores, turut menghadapi dakwaan serupa dan juga mengaku tidak bersalah. Dakwaan terhadap pasangan ini diperbarui pada Sabtu (3/1), yang secara spesifik menuduh Cilia Flores terlibat dalam perintah penculikan dan pembunuhan.

Mureks mencatat bahwa Maduro didakwa memberikan dukungan signifikan terhadap perdagangan narkoba skala besar. Tuduhan tersebut mencakup kerja sama dengan Kartel Sinaloa dan geng Tren de Aragua.

Jaksa penuntut menuduh Maduro mengatur jalur penyelundupan kokain, memanfaatkan militer untuk melindungi pengiriman narkoba, melindungi kelompok bersenjata, serta menggunakan fasilitas kepresidenan untuk distribusi narkotika. Tuduhan ini menggarisbawahi dugaan keterlibatan tingkat tinggi dalam jaringan kejahatan transnasional.

Mureks