Tren

Ketajaman Jean-Philippe Mateta di Crystal Palace Pikat Manchester United, Kontrak Jadi Sorotan

Jean-Philippe Mateta, striker Crystal Palace, tengah menikmati performa terbaiknya di Liga Primer Inggris. Ketajamannya di lini depan The Eagles sepanjang musim ini tak luput dari pantauan sejumlah klub top, termasuk Manchester United, yang dikabarkan mulai mengintai situasinya di bursa transfer.

Performa Gemilang dan Statistik Mateta

Mureks mencatat bahwa Mateta menunjukkan peningkatan signifikan dalam catatan statistiknya. Ia tidak hanya produktif mencetak gol, tetapi juga tampil dominan sebagai ujung tombak tim. Musim ini, Mateta telah mencetak delapan gol dari 19 laga sebagai starter bersama Palace. Ia juga memiliki rekor produktif di musim-musim sebelumnya, dengan 17 gol dari 46 laga dan 19 gol dari 39 pertandingan pada musim 2023/24.

Simak artikel informatif lainnya di Mureks. mureks.co.id

Manchester United Memantau Situasi Kontrak

Ketertarikan Manchester United muncul seiring kontrak Mateta yang akan berakhir pada akhir musim depan. Menurut laporan Sky Sports, Setan Merah telah lama mengamati perkembangan striker internasional Prancis tersebut. Negosiasi kontrak Mateta dengan Palace dilaporkan terhenti, membuat masa depannya menjadi tidak jelas.

United disebut tidak berencana mendatangkan striker pada bursa transfer Januari ini. Namun, mereka siap bergerak jika Mateta tersedia di pasar pada waktu yang tepat. Sebelumnya, Crystal Palace pernah menolak tawaran hingga £50 juta untuk Mateta. Belum diketahui apakah banderol tersebut kini mengalami penurunan, terutama setelah Palace mendatangkan Brennan Johnson dari Tottenham untuk memperkuat lini serang mereka.

Ambisi Mateta di Panggung Eropa

Jean-Philippe Mateta sendiri tidak menutupi ambisinya untuk bermain di level tertinggi Eropa. Keinginannya tampil di Liga Champions menjadi salah satu faktor kunci yang terus mengiringi spekulasi masa depannya. Selain Manchester United, Tottenham juga sempat dikaitkan dengan Mateta sebelum akhirnya mendatangkan Randal Kolo Muani dengan status pinjaman. Situasi ini semakin menguatkan spekulasi, terutama dengan ketidakpastian masa depan pelatih Oliver Glasner di Palace.

Berbicara tentang keinginannya untuk bermain di Eropa, Mateta menegaskan, “Itu wajar, setiap pemain ambisius ingin mencapai tonggak sejarah itu. Terutama ketika Anda bergabung dengan tim nasional dan di sekitar Anda, hanya ada pemain yang bermain di Liga Champions, yang memenangkan trofi terbesar. Ketika Anda bermain dikelilingi oleh pemain terbaik di dunia, tentu saja, Anda ingin mencapai tonggak sejarah itu.”

Mureks