Klub raksasa Liga Primer Inggris, Chelsea, mengambil keputusan mengejutkan di tengah musim 2025/2026 yang penuh gejolak. Manajemen The Blues secara resmi memecat pelatih Enzo Maresca pada Jumat, 02 Januari 2026, meskipun tim masih berkompetisi di Liga Champions dan ajang domestik lainnya.
Pemecatan ini menjadi sorotan tajam mengingat posisi Chelsea yang masih berada di peringkat kelima klasemen Liga Primer Inggris. Namun, ambisi klub untuk kembali bersaing di papan atas membuat toleransi terhadap performa tim kian menipis. Jarak 15 poin dari pemuncak klasemen, Arsenal, serta hanya meraih dua kemenangan liga dari tujuh pertandingan terakhir, menjadi faktor penentu berakhirnya masa bakti Maresca di Stamford Bridge.
Temukan artikel informatif lainnya melalui Mureks. mureks.co.id
Liam Rosenior Jadi Kandidat Kuat Pengganti
Pasca-pemecatan Maresca, sejumlah nama pelatih langsung dikaitkan dengan kursi panas di Chelsea. Salah satu kandidat terdepan yang paling sering disebut adalah pelatih Strasbourg, Liam Rosenior.
Pelatih berusia 41 tahun itu dinilai memiliki pendekatan modern dan progresif dalam melatih, yang dianggap selaras dengan visi proyek jangka panjang Chelsea. Selain Rosenior, nama Roberto De Zerbi dari Marseille juga sempat masuk radar, namun menurut Mureks, Chelsea tidak terlalu tertarik mengejar pelatih tersebut karena berbagai pertimbangan.
Situasi ini menempatkan Rosenior sebagai kandidat utama. Meski demikian, minimnya pengalaman sang pelatih di level elite memicu perdebatan di kalangan pengamat sepak bola.
Pat Nevin Ragu dengan Kapasitas Rosenior
Mantan pemain Chelsea, Pat Nevin, turut angkat bicara mengenai bursa pelatih baru. Ia secara terbuka menyatakan keraguannya terhadap kelayakan Liam Rosenior untuk menukangi klub sebesar Chelsea.
Nevin menilai, Chelsea saat ini berada dalam fase krusial yang tidak memungkinkan untuk mengambil risiko besar. Menurutnya, menunjuk pelatih tanpa pengalaman di level tertinggi adalah perjudian yang terlalu besar.
Ia juga menyoroti tekanan luar biasa yang akan dihadapi pelatih baru di Stamford Bridge, kondisi yang bisa menjadi jebakan bagi sosok yang belum teruji. “Liam Rosenior terdengar seperti ide yang sangat bagus, tetapi ia belum pernah melakukannya di level ini. Membawa seseorang yang tidak memiliki pengalaman di level tersebut adalah risiko yang sangat besar. Mereka akan mendatangkan seseorang yang muda dan mudah dimanipulasi,” cetus Nevin kepada BBC.
Chelsea dijadwalkan akan menghadapi Manchester City dalam lanjutan Premier League pada 5 Januari 2026, sebuah pertandingan penting di tengah pencarian pelatih baru mereka.






