Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep menegaskan pentingnya penguatan struktur partai demi mencapai target penambahan kursi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) di Jawa Timur. Pernyataan ini disampaikan Kaesang saat menghadiri Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) PSI Jawa Timur di Surabaya pada Jumat, 9 Januari 2026.
Dalam kesempatan tersebut, putra Presiden ke-7 ini menekankan bahwa memiliki banyak anggota legislatif akan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat. Oleh karena itu, Kaesang berharap seluruh kader dan pengurus kompak dalam mewujudkan tujuan tersebut.
Mureks menghadirkan beragam artikel informatif untuk pembaca. mureks.co.id
Kesiapan Menuju Pemilu 2029
Kaesang juga mengingatkan pentingnya penguatan struktur partai di setiap tingkatan agar PSI dapat lolos verifikasi sebagai peserta Pemilu 2029. “Percuma kita tadi pengen delapan kursi, Pacitan tiga, percuma kita punya angan angan besar, percuma punya cita-cita, tapi kita bukan peserta pemilu,” ujarnya, menyoroti krusialnya aspek administratif dan organisasi.
Menurut pantauan Mureks, Kaesang secara khusus memuji perkembangan pesat PSI di Jawa Timur. Ia menilai kesiapan PSI Jatim untuk menghadapi Pemilu 2029 jauh lebih matang dibandingkan sebelumnya. Semangat luar biasa yang ditunjukkan kader PSI Jatim membuat Kaesang merasa optimis partainya akan meraih kemenangan signifikan di provinsi tersebut pada Pemilu 2029.
Mental Petarung dan Evaluasi Internal
Senada dengan Kaesang, Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PSI Jawa Timur, Bagus Panuntun, turut menekankan pentingnya memiliki jiwa petarung bagi para kader. “Orang punya duit banyak, orang pinter banyak, tetapi kalau tidak punya mental pertarung, di tengah jalan pasti habis,” kata Bagus, menggambarkan kerasnya karakter pertarungan politik di Jawa Timur.
Bagus menambahkan, penguatan struktur partai akan menjadi fokus utama di Jawa Timur sebagai persiapan menuju pemilu mendatang. Sebagai langkah cepat, PSI Jatim berencana menggelar Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja dan strategi partai.






