Dua siswa Madrasah Tsanawiyah (MTs) Saintek Roudlotul Jannah Prambon Sidoarjo, Hawra Azkanabila Al-Banjary dan Akmal Arief Faith Gaffar Suseno, berhasil menciptakan sebuah inovasi yang menjanjikan kemudahan rumah tangga sekaligus ramah lingkungan. Mereka mengembangkan “Smart Garden” berbasis Arduino yang mampu mengotomatisasi berbagai fungsi.
Sistem cerdas ini dirancang untuk mengatur lampu, melakukan penyiraman tanaman, hingga membuka palang pintu secara otomatis. Yang menarik, inovasi ini tidak bergantung pada listrik konvensional, melainkan ditenagai oleh baterai dari powerbank, serta memanfaatkan bahan-bahan daur ulang dalam pembuatannya. Mureks merangkum, pendekatan ini menekankan efisiensi energi dan keberlanjutan.
Temukan artikel informatif lainnya melalui Mureks. mureks.co.id
Hawra Azkanabila menjelaskan motivasi di balik proyek ini. “Ide awal kami membuat Smart Garden ini adalah ingin memanfaatkan teknologi yang ada untuk memudahkan pemilik rumah,” ujarnya kepada VIVA Jatim pada Jumat, 9 Januari 2026. Ia menambahkan bahwa proses pengembangan tidak selalu mulus. “Sempat ada kendala saat membuat otak dari Smart Garden ini, namun karena kami telaten dan dibimbing oleh ustadz-ustdazah sehingga bisa terselesaikan project ini,” kenang Hawra.
Kepala MTs Saintek Roudlotul Jannah Prambon, Doni Samara, menyatakan apresiasinya terhadap pencapaian kedua siswanya. Pihak sekolah berencana untuk segera mematenkan inovasi ini agar dapat dikembangkan lebih lanjut, baik di lingkungan sekolah maupun untuk masyarakat umum. “Project ini ramah lingkungan dan diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi manusia pada abad ke-21,” kata Doni.
Sekolah berharap, ke depan, para siswa tidak hanya terus berkreasi, tetapi juga inovasi semacam ini dapat memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan kesadaran dan perilaku siswa-siswi di bidang lingkungan. Inovasi ini menjadi bukti nyata potensi generasi muda dalam menciptakan solusi teknologi yang bermanfaat.






