Otomotif

Julian Johan Siap Taklukkan Tantangan Berat Rally Dakar 2026, Lanjutkan Estafet Pembalap Indonesia Setelah 14 Tahun Absen

Nama pembalap Indonesia, Julian Johan atau akrab disapa Jeje, kembali mengukir sejarah dengan keikutsertaannya dalam ajang Rally Dakar 2026. Kehadiran Jeje menandai berakhirnya penantian panjang Tanah Air selama sekitar 14 tahun di kompetisi reli paling ekstrem di dunia ini.

Sebelumnya, Indonesia pernah diwakili oleh Tinton Soeprapto pada tahun 1988, serta Kasih Anggoro yang berpartisipasi di edisi 2010 dan 2011. Mureks mencatat bahwa absennya Indonesia selama lebih dari satu dekade ini menjadikan partisipasi Julian Johan sangat dinantikan.

Mureks menghadirkan beragam artikel informatif untuk pembaca. mureks.co.id

Misi Berat di Gurun Pasir: Tantangan Rally Dakar

Julian Johan mengungkapkan bahwa para pendahulunya tersebut menjadi sumber motivasi utama baginya. “Mereka termasuk orang-orang yang membuat saya memiliki motivasi lebih untuk melanjutkan perjuangan di Rally Dakar,” ungkap Julian Johan dalam keterangan resmi, Jumat (2/1).

Jeje menjelaskan, Rally Dakar 2026 bukan hanya menuntut biaya besar, tetapi juga keberanian dan kenekatan. Dua faktor ini krusial untuk menaklukkan berbagai rintangan ekstrem yang akan dihadapi setiap hari. Rally Dakar memang dikenal sebagai ajang motorsport yang jauh dari kata biasa, mendorong para peserta untuk melakukan persiapan ekstra.

“Memang Rally Dakar ini semuanya baru bagi saya. Mulai dari mobil yang digunakan, kemudian cuaca serta iklim yang harus dilalui,” lanjut Jeje, menggambarkan skala tantangan yang menantinya.

Persiapan Matang di Medan Ekstrem

Untuk menghadapi medan yang sama sekali baru, Julian Johan telah melakukan serangkaian persiapan intensif. Salah satunya adalah sesi latihan khusus cara mengemudi di permukaan pasir. Latihan ini dilakukan di Maroko, Afrika Utara, beberapa waktu lalu, demi memastikan performa maksimal di Rally Dakar 2026.

Berbagai penyesuaian telah ia hadapi selama latihan tersebut, memberikan gambaran jelas mengenai kondisi yang akan dijumpai. “Secara medan boleh dikatakan sangat mirip. Sementara iklim juga mirip dan boleh dibilang latihan saat itu sangat membantu sekali untuk saya bisa mendapatkan gambaran besar,” tegas dia.

Selain kemampuan mengemudi, Julian Johan juga membekali dirinya dengan ilmu rescue atau recovery mobil. Keterampilan ini sangat penting untuk memastikan ia bisa mencapai garis finis setiap hari, mengingat kerasnya kompetisi Rally Dakar.

Mureks