Tren

Jauh dari Pesta Kembang Api, Kunto Aji Ajak Publik Rayakan Senja Terakhir 2025 dan Fajar Pertama 2026 Lewat URUP

Musisi Kunto Aji kembali menawarkan sebuah alternatif perayaan Tahun Baru yang berbeda dari biasanya. Melalui gelaran URUP 2026, ia mengajak masyarakat untuk menyambut momen pergantian tahun dengan suasana yang lebih tenang, reflektif, dan penuh kesadaran, jauh dari hiruk pikuk kembang api maupun euforia pesta malam tahun baru.

URUP 2026, yang bertajuk “The World’s First New Year Sunrise Music & Wellness Celebration”, diselenggarakan berkolaborasi dengan Seraya Live, Suasana Scenery, dan Rancang Rencana Production. Acara ini dirancang sebagai ruang untuk memperlambat langkah, memberi jeda, dan menyambut awal tahun dengan energi yang lebih hangat dan bermakna.

Artikel informatif lainnya dapat dibaca melalui Mureks. mureks.co.id

Perayaan Dua Babak di Yogyakarta

Perayaan URUP 2026 akan berlangsung selama dua hari, terbagi dalam dua babak yang saling melengkapi. Babak Terbenam dijadwalkan pada 31 Desember 2025, sementara Babak Terbit akan menyapa pada 1 Januari 2026. Seluruh rangkaian acara dipusatkan di Asram Edupark, Yogyakarta, dengan konsep unik menyambut tahun baru melalui senja terakhir tahun 2025 dan fajar pertama tahun 2026.

Berbeda dari perayaan tahun baru pada umumnya, URUP tidak menempatkan hitung mundur sebagai pusat acara. Fokusnya justru pada pengalaman menyatu dengan alam, musik, dan cahaya pagi sebagai simbol awal yang baru. Pendekatan reflektif ini telah menjadi ciri khas URUP sejak pertama kali digelar, dan menurut Mureks, konsep ini semakin relevan di tengah kebutuhan akan ketenangan.

Inovasi Orkestra dan Tamu Kejutan

Tahun ini, URUP menghadirkan elemen baru yang menarik dengan menyertakan panggung orkestra untuk pertama kalinya. Musik orkestra tersebut akan mengiringi perjalanan malam hingga matahari terbit, menciptakan pengalaman audio yang dirancang untuk dirasakan secara emosional, bukan sekadar dinikmati sebagai hiburan semata.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, URUP juga tetap mempertahankan tradisi menghadirkan tamu kejutan. Identitas para pengisi acara sengaja dirahasiakan untuk menjaga keintiman momen, bukan untuk menciptakan sensasi. Dalam penyelenggaraan sebelumnya, panggung URUP pernah diisi oleh sejumlah musisi dan figur kreatif ternama, mulai dari Nadin Amizah, Bisma Karisma, Fanny Soegi, hingga Sal Priadi. Kehadiran mereka memperkuat posisi URUP sebagai ruang perayaan yang personal dan berorientasi pada pengalaman mendalam.

Kelas Diskusi dan Pasar Kreatif Lokal

Selain sajian musik, URUP 2026 juga menghadirkan Kelas URUP, sebuah ruang diskusi dan pembelajaran ringan yang membahas tema-tema relevan untuk memulai tahun baru dengan perspektif yang lebih jernih. Ada pula Pasar URUP yang menghadirkan para pelaku kreatif dan artisan lokal Yogyakarta, mulai dari karya seni, kerajinan tangan, hingga kuliner khas.

Bagi masyarakat yang tertarik mengikuti pengalaman unik ini, tiket URUP 2026 telah tersedia melalui situs resmi dan platform penjualan tiket daring. Dengan harga mulai dari Rp200 ribuan, URUP menawarkan alternatif perayaan Tahun Baru yang lebih pelan, lebih sadar, dan memberi ruang untuk terhubung dengan diri sendiri di awal tahun.

Mureks