Manchester, Mureks – Manchester City akan menghadapi ujian berat di awal tahun baru saat bertandang ke markas Sunderland dalam lanjutan Liga Inggris, Jumat (2/1/2026) dini hari. Pelatih Pep Guardiola mendapat kabar baik dengan potensi kembalinya gelandang andalan Rodri, namun di sisi lain, ia harus memutar otak menghadapi badai cedera yang belum juga mereda dari skuadnya.
Kabar positif datang dari lini tengah. Rodri, yang sebelumnya absen, sudah masuk dalam skuad saat City meraih kemenangan atas Nottingham Forest. Guardiola mengisyaratkan bahwa pemain asal Spanyol itu bisa mendapatkan menit bermain krusial di Stadium of Light.
Selengkapnya dapat dibaca melalui Mureks di laman mureks.co.id.
“Rodri telah kembali. Mungkin dia bisa bermain beberapa menit,” ungkap Guardiola, memberikan sinyal optimisme. Selain Rodri, winger lincah Jeremy Doku juga berpeluang tampil kembali setelah absen sejak kemenangan di Liga Champions. “Doku mungkin bisa main. John dan Oscar tidak,” tegas sang pelatih.
Namun, di balik potensi kembalinya dua pilar tersebut, lini belakang The Citizens masih pincang. John Stones masih harus menepi dari lapangan hijau akibat cedera yang diderita sejak kemenangan melawan Fulham awal Desember. Nasib serupa dialami Oscar Bobb usai laga Carabao Cup, mengurangi opsi rotasi bagi Guardiola.
Kondisi skuad semakin tipis dengan panggilan tugas negara. Rayan Ait-Nouri dan Omar Marmoush dipastikan absen karena harus membela negaranya di Piala Afrika. Mateo Kovacic juga masih berjuang memulihkan cedera engkelnya, membuat City benar-benar dalam kondisi darurat pemain saat ini.
“Kami memiliki tujuh atau delapan pemain yang cedera dan dua di AFCON,” keluh Guardiola. “Lima pemain yang cedera mulai kembali sedikit demi sedikit, jadi secara skuad kami tidak dalam kondisi terbaik namun secara poin kami lebih baik dari musim lalu,” imbuhnya, mencoba melihat sisi positif di tengah kesulitan.
Di sisi lain, Sunderland tampil mengejutkan sebagai tim promosi musim ini. Mereka kini duduk nyaman di posisi ketujuh klasemen sementara Liga Inggris. Pasukan Regis Le Bris belum terkalahkan di kandang sendiri, menjadikan Stadium of Light benteng kokoh yang sangat menakutkan bagi lawan-lawannya. Mureks mencatat bahwa performa kandang Sunderland menjadi salah satu yang paling impresif di liga.
Guardiola sadar betul ancaman nyata dari The Black Cats. City membutuhkan kemenangan kesembilan beruntun untuk memangkas jarak poin dengan Arsenal di puncak klasemen.
“Kami menghadapi mereka beberapa minggu lalu dan mereka menjalani musim yang luar biasa,” puji Guardiola. “Jika Anda promosi, Anda bisa melanjutkannya dengan grup pemain yang sama atau melakukan apa yang telah mereka lakukan. 14 pemain baru tidak mudah untuk menyatukan semuanya. Mereka melakukannya dengan baik,” tambahnya, mengapresiasi strategi transfer Sunderland.
Reputasi Sunderland sebagai pembunuh raksasa bukan isapan jempol belaka. Mereka sukses menumbangkan Newcastle United di kandang. Tim sekelas Arsenal dan Aston Villa pun gagal meraih kemenangan di sana. City harus ekstra waspada penuh agar tidak terpeleset.
Atmosfer stadion diprediksi akan sangat intimidatif bagi tim tamu. “Mereka tangguh. Penonton di sana selalu, saya ingat musim pertama saya ke sana, luar biasa,” kenang eks pelatih Barcelona itu. “Mereka mengalahkan Newcastle. Arsenal, Villa tidak bisa menang di sana jadi mereka tangguh tapi kami juga siap,” pungkasnya, menegaskan kesiapan timnya menghadapi tantangan tersebut.






